KUNINGAN, (FC).- Suasana Jumat di Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, berubah hangat ketika Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, tiba di Desa Cipasung.
Tanpa protokol yang berlebihan, Bupati tampak berjalan santai menyusuri jalan desa sambil berbincang dengan warga.
Kunjungan lapangan yang dilakukan pada Jumat (7/11), itu merupakan bagian dari agenda susur jalan desa untuk melihat langsung kondisi infrastruktur dan potensi ekonomi masyarakat di kawasan penyangga wisata Waduk Darma.
Usai menunaikan salat Jumat di Masjid Desa Cipasung, Bupati menyerahkan bantuan speaker portabel untuk mendukung kegiatan keagamaan di desa.
Aksi sederhana itu disambut antusias oleh warga.
“Kami senang sekali Pak Bupati datang langsung dan memberikan bantuan. Beliau juga sempat ngobrol santai bersama kami setelah salat Jumat,” tutur Dani Hamdani, Kepala Desa Cipasung.
Dari masjid, rombongan kemudian bergerak meninjau jalan utama desa yang kondisinya rusak dan menjadi jalur utama menuju obyek wisata Waduk Darma.
Warga menyampaikan keluhan bahwa akses tersebut sering menghambat mobilitas wisatawan dan pelaku UMKM lokal.
“Pak Bupati melihat sendiri kondisi jalan yang rusak, dan beliau langsung merespons cepat dengan rencana perbaikan,” ujar Dani.
Dalam kunjungannya, Bupati juga menyempatkan diri menikmati kopi bersama warga di kawasan wisata kuliner Kopi Cabin, yang terletak di bibir Waduk Darma.
Sambil menikmati pemandangan alam, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur wisata.
“Jalan menuju kawasan wisata ini akan segera kami perbaiki. Infrastruktur yang baik akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ucap Bupati Dian.
Menurutnya, Waduk Darma dan desa-desa di sekitarnya memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan menjadi pusat wisata alam dan kuliner yang mampu menggerakkan ekonomi rakyat.
Ia pun mengapresiasi inisiatif warga yang terus berinovasi dalam mengelola potensi lokal.
“Saya yakin kawasan ini akan tumbuh menjadi destinasi wisata unggulan. Alamnya indah, udaranya sejuk, dan masyarakatnya punya semangat luar biasa,” tambahnya.
Kunjungan itu ditutup dengan sesi dialog ringan antara Bupati dan warga. Suasana akrab dan tanpa jarak mencerminkan semangat kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat.
Lebih dari sekadar kunjungan kerja, susur jalan desa kali ini menjadi simbol nyata bahwa pembangunan di Kuningan dimulai dari mendengarkan suara rakyat di akar rumput.(Angga/FC)














































































































Discussion about this post