KUNINGAN, (FC).- Minggu (07/06) kemarin, Bupati Kuningan H. Acep Purnama melakukan aktifitas olahraga jalan santai di area komplek Kuningan Islamic Center. Di sela-sela olah raganya, bupati menyempatkan meninjau proyek pembangunan gedung kantor baru Pemkab Kuningan.
“Komplek ini yang nantinya juga mungkin disini menjadi pusat pemerintahan daerah kabupaten kuningan sambil merencanakan pembangunan gedung Setda yang Insya Allah tahun ini kita akan selesai. Mohon doa restunya mudah mudahan bisa selesai tepat waktu dan tahun depan bisa kita akan pergunakan untuk pengalihan pusat pemerintahan Kabupaten Kuningan di tempat ini,” jelas Acep.
Gedung 3 lantai ini, lanjut Acep, lantai teratas sudah hampir selesai. Selanjutnya lantai 2 dan lantai dasar akan diselesaikan tahun ini. Rencananya bulan depan akan dimulai pengerjaannya.
“Dengan harapan apabila pusat pemerintahan sudah pindah ke tempat ini menjadi lebih afdol lebih baik lebih bermanfaat, dimana disini juga berdiri yang begitu megah masjid At Taufiq untuk kita bisa sama-sama makmurkan,” ujar Acep.
Di tengah pandemi covid-19, Acep menyebutkan tidak tinggal diam. Dia berusaha terus berinovasi, berkreasi menyelesaikan segala bentuk administrasi di seluruh SKPD untuk menyongsong pembangunan-pembangunan apabila saatnya bisa laksanakan.
“Setelah dari sini saya akan melihat jembatan gantung bantuan dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah provinsi,” kata Acep.
Usai berolah raga, Bupati langsung menuju ke lokasi jembatan Gantung Winduhaji, dimana jembatan tersebut menghubungkan Kelurahan Winduhaji dengan Kelurahan Citangtu.
“Saya sekarang sedang berada di Kelurahan Winduhaji tepatnya di jembatan gantung winduhaji yang baru saja selesai dibangun yang menghubungkan dengan kelurahan citangtu tepatnya Desa Wangun, luar biasa sekali dengan adanya jembatan ini mempermudah akses, akses jalan dari khususnya warga Winduhaji yang mau ke Citangtu, maupun khususnya warga Citangtu yang akan bepergian ke Winduhaji dan ke Kuningan, semakin mendekat ke jalan,” terang Acep.
Walaupun jembatan ini hanya untuk kendaran roda dua ataupun untuk pejalan kaki, lanjut Acep, di ujung sini tepatnya sudah masuk wilayah wangun kelurahan citangtu ia melihat disini ada lahan yang di pangkas sehingga ini perlu penanganan lebih lanjut.
“Insyaallah dengan kebijakan kami dari pemerintah daerah dengan pembangunan TPT agar tidak terjadi kelongsoran kelongsoran dan sebagainya, jembatan ini cukup strategis ketinggian sampai ke dasar sungai dibawahnya ada sungai Cisanggarung kurang lebih 80 meter, dan jembatan ini mungkin jembatan terpanjang yang ada di Kuningan dengan panjang sepanjang 120 meter,” ungkap Acep.
Dalam kesempatan itu, Acep menyampaikan ucapan terima kasih penghargaan yang setulus tulusnya atas perhatian pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PU. Di samping jembatan ini ada juga 6 jembatan gantung lainnya, walaupun mungkin panjangnya kapasitasnya ini yang paling besar, yang paling panjang, yang paling curam dan yang paling tinggi dari dasar sungai. “Oleh karenanya saya persembahkan fasilitas ini untuk masyarakat Citangtu, Winduhaji pada khususnya, pada umumnya untuk masyarakat Kabupaten Kuningan untuk sama sama kita manfaatkan, kita jaga kelestarianya, kita jaga kebersihannya, kita jaga untuk manfaat selama lamanya,” harap Acep. (Ali)












































































































Discussion about this post