KAB. CIREBON, (FC).- Nyanyian soal kebocoran Pendapatan Asli Daerah ) PAD Kabupaten Cirebon di sejumlah sektor yang dilontarkan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Cirebon Abraham Muhamad semakin hari semakin kencang.
Dirinya mengaku tidak asal bicara, tetapi memiliki bukti yang disimipan dalam 4 buah Flashdisk yang dipegang.
Abraham juga membantah keras, bahwa anggapan sejumlah pihak yang menilai bahwa pernyataannya yang menyebut adanya dugaan kebocoran PAD hanya kepentingan pribadi.
“Saya siap menjawab tuduhan dari beberapa pihak, karena yang saya lakukan ini sesuai dengan Tupoksi saya sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan,” kata Abraham kepada FC saat dihubungi melalui pesawat Telepon, Minggu (26/7).
Atas hal tersebut, Abraham mendesak DPRD agar segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri tentang adanya dugaan kebocoran PAD dari beberapa sektor.
“DPRD Kabupaten Cirebon harus segera membentuk Pansus untuk menelusuri persoalan ini. Jika memang DPRD tidak merespon, saya akan laporkan persoalan ini ke aparat penegak hukum. Baik ke kepolisian maupun ke Kejaksaan,” ujar Abraham.
Sementara itu, Bupati Cirebon H. Imron saat ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon mengatakan, dirinya meminta agar apa yang dikatakan Abraham berdasarkan bukti dan fakta.
Hal tersebut dimaksudkan, agar memudahkan dirinya dalam mengusut dan menelusuri kebenaran kebocoran PAD.
“Ya mana buktinya, kan saya enak negurnya kalau ada bukti. Sekarang kalau nggak ada bukti terus saya mau negurnya gimana. Masa saya bilang kata koran,” tutur Imron.
Walaupun Imron tidak begitu mempersoalkan pernyataan Abraham tersebut, namun ia menyayangkan pernyataan tersebut dikeluarkan tanpa ada koordinasi terlebih dahulu dengannya.
“Harusnya sih ngomong dulu sama saya, tapi itu tidak masalah sih karena itu bisa jadi benar bisa juga tidak,” lanjut Imron.
Imron juga mengaku, semenjak dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Cirebon, Abraham belum sekalipun bertemu dengannya, apalagi membicarakan hal yang berkaitan dengan kebocoran Anggaran.
Ia juga belum berencana memanggil Abraham untuk mengkonfirmasi hal tersebut. “Belum lah, Abraham kan Pejabat Besar masa saya panggil. Yang terpenting silahkan buka buktinya saja kalau memang benar ada,” tandas Imron. (Muslimin)
















































































































Discussion about this post