INDRAMAYU, (FC).- Seorang bandar judi togel online berinisial DMN (52), warga Desa Haurgeulis Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu dibekuk polisi. DMN diamankan petugas di rumahnya beserta sejumlah barang bukti judi togel.
Petugas pun selain mengamankan bandar togel, juga mengamankan Sal (39 ) pelaku togel yang tidak jauh dari tempat tinggal DMN.
Keduanya kini masih menjalani pemeriksaan terkait judi togel.
Informasi yang dihimpun FC menyebutkan, penangkapan kedua tersangka bermula saat anggota Unit I Jatanras sedang melaksanakan Patroli Antisipasi C3 di wilayah Kecamatan Haurgeulis.
Tak berapa lama mendapat informasi dari masyarakat yang menyatakan di Desa Haurgeulis, Blok Mandirancang ada permainan perjudian jenis togel online yang dilakukan seorang bandar DMN.
āWarga kesal karena perjudian togel online yang dilakukan DMN sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar,ā kata Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif melalui Kasi Humas Iptu Didi Wahyudi, Kamis (24/2).
Mendapatkan laporan yang berharga, sejumlah anggota Unit I Jatanras langsung menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi yang disebutkan warga.
Sesampainya di lokasi anggota pun akhirnya berhasil mengamankan DMN dan seorang pemasang togel yakni Sal.
Kedua orang ini tidak berkutik meski semula mengelak dengan menyatakan bukan badar dan pemasang togel. Namun karena bukti sudah dikantongi polisi, akhirnya menyerah.
āKeduanya bersama barang bukti kemudian dibawa ke ke Mapolres Indramayu guna pengusutan lebih lanjut,ā katanya.
Dikatakannya, kedua orang itu mengakui perbuatannya, DMN menjadi bandar judi online sejak tiga bulan yang lalu.
“Pengakuan DMN, dia memasangkan nomor togel ke situs fajartoto dengan cara mengisi saldo di situs website tersebut dengan mentransfer menggunakan ATM sebuah bank kemudian dikirim ke rekening yang ada di situs website tersebut,” kata Didi,
Dari keterangan Sal, kata Didi, Sal menjadi pemasang togel kepada bandar DMN dilakukannya sejak dua bulan yang lalu, dengan cara memberikan nomor pasangan togel berikut uang pasangan sekitar Rp10.000,- sampai dengan Rp15.000.
Kemudian setelah itu berikan resi atau nota nomor pasangan togel dari DMN.
“Dari tangan kedua orang ini, polisi menyita barang bukti berupa sebuah handphone android, uang tunai sebesar Rp237.000, dan 19 lembar kertas rekapan, satu buah buku rekapan serta sebuah kartu ATM Bank,” pungkasnya. (Agus)













































































































Discussion about this post