MAJALENGKA, (FC).- Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka menyebutkan 16 dari 26 kecamatan yang ada tercatat nol kasus Covid-19, Kamis (4/11).
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan Majalengka Agus Susanto. Menurutnya, pemerintah daerah akan semaksimal mungkin mempertahankan kecamatan yang nol kasus Covid-19 tersebut.
Selain itu, pihaknya akan terus berusaha menambah jumlah nol kasus di kecamatan lain yang tersebar se Kabupaten Majalengka.
“Alhamdulillah sudah semakin banyak angka nol kasus di tingkat kecamatan. Artinya, kasus ini semakin dapat terkendali,” ujar Agus Susanto.
Agus menjelaskan, sejumlah langkah pun diambil untuk mempertahankan nol kasus Covid-19.
Diantaranya, dengan cara mempercepat pendistribusian vaksin, sosialisasi protokol kesehatan (prokes), Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) mulai dari tingkat lingkungan RT/RW, desa, hingga kecamatan.
“Pendistribusian vaksin di kami semakin baik. Lalu, sosialisasi prokes juga penting dilakukan secara terus menerus, agar warga tetap disiplin. Sehingga tujuan mengendalikan dan memutus mata rantai juga dapat tercapai,” ucapnya.
Selain bertambahnya nol kasus, ternyata kabar baik datang dari jumlah kesembuhan pasien yang meningkat setiap hari. Bahkan, kasus aktif atau pasien terkonfirmasi pun juga terus menurun.
Jika dilihat berdasarkan data per Kamis (4/11), jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sudah mencapai 10.793 kasus atau 92,8 persen.
“Dari angka itu, hingga hari ini kasus aktif tinggal 24 pasien. Rinciannya, yakni yang isolasi mandiri 18 orang, dirawat di RSUD Majalengka 0 orang, RSUD Cideres 5 orang dan di luar Majalengka 1 orang,” jelas dia.
Untuk diketahui 16 kecamatan yang tercatat nol kasus Covid-19 tersebut, adalah Kecamatan Argapura, Banjaran, Bantarujeg, Cigasong, Cikijing, Cingambul, Kertajati Lemahsugih. Lalu ada juga Leuwimunding, Maja, Majalengka, Malausma, Rajagaluh, Sindang, Sindangwangi dan Kecamatan Talaga. (Munadi)















































































































Discussion about this post