KOTA CIREBON, (FC).- Nama Furqon Alqatiri kini menjadi kebanggaan warga Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.
Putra daerah tersebut sukses meraih penghargaan sebagai Pelatih Terbaik Elite Pro Academy (EPA) 2026 setelah membawa Persija Jakarta U20 tampil gemilang di kompetisi sepakbola usia muda paling bergengsi di Indonesia.
Prestasi itu sontak menjadi perbincangan warga di lingkungan RT 02 RW 05 Kenduruan, Kelurahan Panjunan, tempat Furqon tinggal dan tumbuh besar.
Sosoknya dinilai berhasil mengharumkan nama Kota Cirebon di level nasional melalui dunia olahraga.
Ketua RW 05 Kenduruan, Zaki Mubarok, mengaku bangga atas pencapaian yang diraih Furqon Alqatiri.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan Panjunan.
“Kami sebagai Ketua RW 05 dan juga pengurus serta warga RW 05 merasa bangga pada Furqon. Furqon bisa jadi contoh untuk warga yang lain,” ujar Zaki saat diwawancarai wartawan, Rabu (20/5/2026).
Ia menilai, keberhasilan Furqon menjadi bukti bahwa putra daerah Kota Cirebon mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional apabila memiliki kerja keras, disiplin, serta komitmen tinggi dalam menekuni bidang yang dijalani.
“Furqon menunjukkan kalau anak daerah juga bisa sukses di level nasional. Yang penting punya semangat, disiplin, dan terus bekerja keras,” ucapnya.
Nama Furqon Alqatiri memang tengah menjadi sorotan publik sepakbola nasional.
Pelatih muda asal Cirebon itu sukses membawa Persija Jakarta U20 menjuarai EPA Super League U20 musim 2025/2026.
Di bawah arahannya, Persija U20 tampil konsisten sepanjang kompetisi hingga akhirnya keluar sebagai juara usai mengalahkan Malut United U20 dengan skor 1-0 di partai final yang digelar di Bekasi pada 17 Mei 2026.
Tak hanya sukses mempersembahkan gelar juara, Furqon juga dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik EPA 2026.
Penghargaan tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan kariernya di dunia sepakbola nasional.
Lurah Panjunan, Komalawati, turut mengungkapkan rasa bangga atas capaian salah satu putra terbaik dari wilayahnya tersebut.
“Masya Allah Pak RW keren, ikut bangga dan senang mendengarnya Putra Panjunan,” jelas Komalawati.
Menurutnya, prestasi Furqon diharapkan mampu menjadi motivasi bagi generasi muda Kota Cirebon untuk terus mengembangkan potensi dan berani meraih prestasi di berbagai bidang.
“Ini menjadi kebanggaan bagi warga Panjunan. Mudah-mudahan bisa memotivasi anak-anak muda lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” katanya.
Sebelum dikenal sebagai pelatih sukses, Furqon diketahui telah lama berkecimpung di dunia sepakbola.
Ia memulai karier sebagai pemain sebelum akhirnya meniti jalan sebagai pelatih profesional.
Keberhasilannya bersama Persija U20 dinilai tidak hanya membanggakan klub yang dibelanya, tetapi juga masyarakat Kota Cirebon yang terus mendukung kiprahnya di sepakbola nasional.
Usai memastikan gelar juara EPA U20, Furqon Alqatiri juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pemain Persija U20 yang telah berjuang sepanjang musim.
“Alhamdulillah perjuangan anak-anak luar biasa,” kata Furqon, selepas laga final EPA U20, kala itu.
Kini, nama Furqon Alqatiri bukan hanya dikenal sebagai pelatih muda berbakat, tetapi juga simbol kebanggaan baru bagi warga Panjunan dan Kota Cirebon. (Agus)














































































































Discussion about this post