KAB.CIREBON, (FC).- Menu rendang menjadi sajian andalan yang disiapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jamblang II milik Yayasan Maula Hoedi Makayasa dalam program makan bergizi untuk pelajar.
Persiapan pengolahan makanan dilakukan sejak sore hari guna menjaga kualitas dan kesegaran bahan makanan sebelum didistribusikan ke sekolah pada keesokan harinya.
Aktivitas dapur mulai terlihat sibuk dengan proses penyiapan bumbu hingga pemotongan daging untuk menu rendang. Seluruh proses dilakukan dengan pengawasan ketat sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan.
Chef SPPG Jamblang II Yayasan Maula Hoedi Makayasa, Axsal Fattulloh, mengatakan persiapan lebih awal dilakukan agar makanan tetap segar saat dimasak hingga pagi hari.
“Persiapan dimulai dari sore, mulai bumbu hingga daging dipotong dan diamankan supaya saat dimasak sampai pagi tetap fresh dan meminimalisir basi,” ujarnya, Rabu (20/5).
Menurutnya, pihak dapur juga berupaya menghadirkan menu yang kreatif dan variatif agar pelajar tidak merasa bosan dengan makanan yang disajikan setiap hari.
Sementara itu, pihak yayasan memastikan seluruh proses pengolahan makanan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) dari Badan Gizi Nasional (BGN). Kebersihan alat masak, sanitasi area dapur, hingga pengelolaan limbah dilakukan secara rutin.
PIC Yayasan Maula Hoedi Makayasa, Romandina Patrianningrum, menjelaskan seluruh peralatan masak dibersihkan sebelum dan sesudah digunakan. Proses sterilisasi juga dilakukan menggunakan disinfektan dan air panas.
“Lantai dibersihkan tiga kali, sebelum, saat, dan sesudah memasak. Sistem IPAL juga dibersihkan setiap hari distribusi dan seminggu sekali disedot agar bebas lemak,” katanya.
Selain itu, pengelolaan sampah dilakukan dengan memilah limbah organik dan nonorganik sebelum dibuang keluar area dapur.
Dengan persiapan matang dan pengawasan kebersihan yang ketat, SPPG Jamblang II Yayasan Maula Hoedi Makayasa berharap dapat menghadirkan makanan bergizi yang aman dan disukai para pelajar. (Johan)














































































































Discussion about this post