KUNINGAN, (FC).- Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kuningan mulai memasuki tahap operasional. Dari total 376 desa dan kelurahan, seluruh KDMP disebut telah terbentuk dan memiliki badan hukum. Namun, pengembangan gerai koperasi masih terkendala lahan di 68 desa dan kelurahan.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan, H. Toni Kusumanto, mengatakan puluhan desa yang belum memiliki lahan tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Kuningan, Garawangi dan Kadugede.
“Dari 376 desa dan kelurahan, ada 68 yang belum memiliki lahan untuk pembangunan gerai,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/5).
Meski demikian, Toni menyebut program KDMP mulai menunjukkan perkembangan. Sebanyak 36 bangunan gerai telah selesai dibangun, sementara sisanya masih dalam proses pembangunan.
Selain itu, hasil evaluasi bersama pendamping dari Kementerian Koperasi mencatat sebanyak 141 KDMP sudah mulai menjalankan aktivitas usaha dan operasional di tingkat desa.
“Secara teknis mereka sudah melakukan kegiatan usaha untuk mendukung KDMP,” katanya.
Menurut Toni, pemerintah daerah kini fokus memetakan potensi dan arah bisnis masing-masing desa agar koperasi berkembang sesuai karakter wilayah dan tidak mematikan pelaku usaha lokal.
“Kami ingin semua maju bersama. Jangan sampai kehadiran KDMP justru membuat pelaku ekonomi desa tersakiti,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat tujuh core bisnis yang diarahkan untuk dijalankan KDMP, di antaranya sektor pertanian, kesehatan, perdagangan sembako, simpan pinjam hingga distribusi gas.
Program KDMP sendiri merupakan bagian dari penguatan ekonomi desa berbasis koperasi yang didorong pemerintah pusat.
Untuk mengatasi persoalan lahan, Diskopdagperin menyiapkan sejumlah strategi seperti tukar guling aset, pembelian lahan hingga pengusulan pelepasan kawasan yang beririsan dengan lahan Perhutani.
“Karena ini program strategis nasional, tentu ada langkah-langkah khusus yang sedang diupayakan,” katanya.
Sementara itu, bantuan kendaraan operasional juga mulai disalurkan ke sejumlah KDMP di Kuningan. Hingga kini, lima KDMP telah menerima bantuan berupa lima unit truk dan delapan kendaraan roda tiga.
KDMP penerima bantuan tersebut berada di Desa Caracas, Desa Panawuan Kecamatan Cilimus, Desa Maniskidul Kecamatan Jalaksana dan Desa Mekarwangi Kecamatan Lebakwangi.
Toni menambahkan, pengawasan terhadap operasional koperasi dilakukan secara berkala melalui laporan bulanan para pendamping dan monitoring langsung Diskopdagperin guna memastikan keberlanjutan usaha KDMP di desa-desa. (Angga)















































































































Discussion about this post