KAB.CIREBON, (FC).- Prestasi membanggakan diraih Devin Alfarisi Rosiana Mufti, siswa kelas XII SMA Negeri 1 Babakan, Kabupaten Cirebon, yang berhasil menembus tim Persija Muda setelah meniti karier sepak bola sejak usia dini.
Remaja asal Desa Babakangebang, Kecamatan Babakan, ini mulai menunjukkan bakatnya sejak duduk di bangku sekolah dasar. Ia mengawali karier di SSB Bina Garuda Pabuaran dan aktif mengikuti berbagai turnamen lokal.
Namanya mulai dikenal saat memperkuat SSB Ranggajati, kemudian semakin menonjol ketika bergabung dengan SSB Porseka Kaliwulu Plered dalam ajang Liga Muda Nasional di Yogyakarta pada 2019.
Perjalanan karier Devin terus berkembang. Ia sempat mengikuti Youth Talent League (YTL) Persija, bergabung dengan Jack Soccer, hingga akhirnya lolos seleksi dan resmi menjadi bagian dari Persija Muda pada 2022.
Sejumlah prestasi berhasil diraih, di antaranya juara 1 regional dan nasional Piala Suratin U-15, serta juara 1 regional U-17 dan menembus delapan besar tingkat nasional.
“Alhamdulillah, ini berkat kerja keras dan dukungan orang tua serta pelatih,” ujar Devin, Rabu (15/4).
Ia mengaku termotivasi oleh mendiang pelatihnya, Muh. Yusuf, yang pernah menyebut dirinya berpotensi menjadi pemain nasional.
“Ucapan beliau jadi motivasi untuk terus berkembang,” katanya.
Ke depan, Devin berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sambil tetap menekuni dunia sepak bola.
Ia menargetkan bisa kuliah di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR).
Meski mendapat tawaran dari sejumlah klub, Devin memilih fokus mengembangkan karier bersama Persija, sembari membuka peluang ke klub lain di masa mendatang.
“Untuk saat ini fokus di Persija, tapi ke depan tetap terbuka peluang,” ujarnya.
Kepala SMAN 1 Babakan, Asep Letnadi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung siswa berprestasi, termasuk di bidang olahraga.
“Ini menjadi kebanggaan bagi sekolah. Kami terus mendorong siswa untuk berprestasi di berbagai bidang,” ujarnya.
Menurutnya, sekolah memberikan dukungan berupa dispensasi kegiatan belajar bagi siswa berprestasi, tanpa mengabaikan kewajiban akademik.
“Kami tetap memastikan pembelajaran berjalan dengan penyesuaian,” katanya.
Pihak sekolah juga terus melakukan pembinaan serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan potensi siswa.
Asep berharap, prestasi Devin dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berprestasi hingga tingkat nasional.
“Kami berharap semakin banyak siswa yang mampu berprestasi, baik di bidang olahraga maupun lainnya,” pungkasnya. (Nawawi)
















































































































Discussion about this post