KAB.CIREBON, (FC).- Tradisi tawurji atau curak duit kembali digelar di Padepokan Anti Galau Albusthomi, Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jumat malam (20/3).
Kegiatan tahunan menjelang Idulfitri ini dipadati ratusan warga yang ingin merasakan langsung kemeriahannya.
Sejak awal acara, antusiasme masyarakat sudah terlihat. Warga rela menunggu berjam-jam untuk menyaksikan tradisi yang identik dengan aksi “hujan uang” tersebut.
Puncak acara terjadi saat pimpinan padepokan, Ustaz Ujang Busthomi, keluar membawa sejumlah uang dan menebarkannya ke tengah kerumunan. Spontan, warga langsung merapat dan berebut uang yang dilemparkan.
Meski sempat terjadi desak-desakan, situasi tetap terkendali dan tidak mengganggu jalannya kegiatan.
Salah seorang warga, Sohirin, mengatakan tradisi tawurji bukan semata soal mendapatkan uang, melainkan momen kebersamaan yang selalu dinantikan.
“Ini sudah jadi tradisi tahunan. Kami datang bukan hanya untuk mendapatkan uang, tapi juga merasakan kebersamaan menjelang Lebaran,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk rasa syukur masyarakat setelah menjalani ibadah puasa selama Ramadan.
Tradisi tawurji sendiri merupakan bentuk sedekah dari pimpinan padepokan kepada warga dan santri. Selain berbagi rezeki, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di lingkungan padepokan selama Ramadan.
Kemeriahan acara turut diwarnai atraksi api dan gema takbir yang berkumandang sepanjang malam, menciptakan suasana religius sekaligus penuh kegembiraan dalam menyambut Idulfitri.
Ustaz Ujang Busthomi menegaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus kepedulian kepada masyarakat.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan di momen penuh berkah ini. Tradisi ini sudah lama berjalan dan menjadi bagian dari kebersamaan dengan warga,” tuturnya.
Ia berharap pelaksanaan ke depan tetap berlangsung tertib meski antusiasme masyarakat terus meningkat.
“Yang terpenting kebersamaan dan rasa syukur tetap terjaga,” tambahnya.
Para santri juga turut meramaikan acara dengan mengumandangkan takbir secara bergantian hingga menjelang subuh.
Tradisi tawurji pun kembali menjadi simbol kegembiraan dan kebersamaan warga Cirebon dalam menyambut hari kemenangan. (Nawawi)













































































































Discussion about this post