KOTA CIREBON, (FC).- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon menggelar uji coba sejumlah peralatan penanggulangan dan kesiapsiagaan bencana.
Kegiatan ini berlangsung di Pelabuhan Cirebon dengan melibatkan beragam perlengkapan elektronik, peralatan penyelamatan mulai dari alat selam, perahu karet, hingga mesin perahu.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Cirebon, Andi Wibowo mengatakan, uji coba dilakukan untuk memastikan semua peralatan dalam kondisi prima dan siap siaga digunakan saat terjadi kondisi kedaruratan bencana.
“Beberapa peralatan kita cek dan coba langsung di lapangan. Alhamdulillah semua peralatan dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan saja,” ujar Andi, Selasa (16/9/2025).
Yang menjadi sorotan pada kegiatan kali ini adalah pengujian alat baru berupa water treatment yang baru saja diterima dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Perangkat yang tergolong mutakhir ini dirancang untuk mengubah air tidak layak konsumsi menjadi air bersih, yang dapat digunakan saat situasi darurat kebencanaan.
“Uji coba kali ini lebih berfokus pada water treatment yang baru kita miliki. Alat ini bisa menjernihkan air kotor, bahkan mengubah air laut menjadi air tawar yang siap dikonsumsi dalam situasi kedaruratan,” jelas Andi.
Andi menerangkan water treatment tersebut beroperasi dengan tenaga listrik, yang bersumber dari panel surya. Hal ini memungkinkan alat tetap digunakan meski dalam kondisi darurat dan keterbatasan atau tanpa pasokan listrik sama sekali.
“Dengan dukungan panel surya, alat ini sangat ideal dipakai dalam situasi bencana dimanapun,” ungkapnya.
Menurut Andi, bantuan peralatan dari BNPB ini akan sangat bermanfaat, khususnya dalam menghadapi bencana banjir maupun rob yang kerap menimbulkan kebutuhan mendesak akan pasokan air bersih.
“Setelah dilakukan uji coba, kami pastikan seluruh peralatan penyelamatan dan penanggulangan bencana dalam kondisi baik dan siap dipakai, termasuk water treatment ini,” tegasnya. (Agus)














































































































Discussion about this post