KAB.CIREBON, (FC).- Warga dan pemerintah Desa Karangsuwung, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, melakukan kerja bakti menormalisasi atau mengeruk Kali Agung yang mengalami pendangkalan parah pada Minggu (7/9).
Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Kuwu Karangsuwung, Arief dengan cara sederhana yakni mencangkul tanah yang menumpuk di dasar kali.
Kuwu Arief menuturkan, langkah ini dilakukan karena rasa prihatin mendalam melihat kondisi Kali Agung yang mengalami pendangkalan sejak puluhan tahun lalu. Akibatnya, setiap musim hujan, ratusan rumah warganya selalu dilanda banjir.
“Sejak saya menjabat satu tahun lalu, saya terus berupaya dalam segala hal. Termasuk menormalisasi kali ini, meski harus dilakukan manual bersama warga,” ujarnya, Minggu (7/9).
Arief mengungkapkan, pihaknya sebenarnya sudah mengajukan permohonan normalisasi kepada Dinas PSDA. Namun, meski sudah dua tahun berjalan, tidak ada tindak lanjut.
“Hanya survei-survei saja, tanpa ada kejelasan. Karena itu, sebagai bentuk protes, kami lakukan pengerukan manual dengan melibatkan warga,” tegasnya.
Langkah tegas Kuwu Karangsuwung mendapat apresiasi dari masyarakat. Supena, salah seorang warga yang kerap menjadi korban banjir, menyambut baik inisiatif tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Kuwu. Beliau benar-benar memikirkan nasib warganya. Mudah-mudahan dengan kerja bakti ini, banjir bisa diminimalisir,” ujarnya.
Warga berharap, inisiatif desa ini dapat membuka mata pemerintah, khususnya Dinas PSDA, untuk segera turun tangan menangani pendangkalan Kali Agung secara serius agar persoalan banjir tidak terus berulang setiap tahunnya. (Nawawi)











































































































Discussion about this post