KUNINGAN, (FC).- Suasana religius menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan saat menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Senin (19/1).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan rohani untuk memperkuat mental dan spiritual warga binaan selama menjalani masa pidana.
Seluruh warga binaan beragama Islam bersama jajaran petugas pemasyarakatan mengikuti kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sari tilawah, sambutan pimpinan, tausiyah keagamaan, serta doa bersama.
Tausiyah disampaikan Ustadz Oban Sobani dari Kementerian Agama Kabupaten Kuningan.
Ia mengajak warga binaan menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum perubahan diri.
“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya kedisiplinan ibadah dan akhlak yang baik. Siapa pun masih memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menegaskan kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dalam pembinaan kepribadian warga binaan.
“Pembinaan rohani adalah fondasi utama dalam membentuk karakter warga binaan. Dengan keimanan yang kuat, mereka diharapkan mampu mengendalikan diri dan memperbaiki sikap selama menjalani pembinaan,” kata Sukarno Ali.
Ia menambahkan, peringatan hari besar keagamaan bukan sekadar seremonial, tetapi sarana membangun kesadaran diri warga binaan.
“Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga mengalami proses perubahan ke arah yang lebih baik agar siap kembali ke masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini dihadiri pejabat struktural, staf, peserta magang, serta seluruh warga binaan.
Kebersamaan tersebut mencerminkan komitmen Lapas Kuningan dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang humanis dan religius.
Melalui peringatan Isra Mi’raj 1447 H ini, Lapas Kelas IIA Kuningan berharap nilai-nilai keimanan yang ditanamkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk berperilaku lebih baik dan berperan positif setelah bebas nanti.(Angga)
















































































































Discussion about this post