KUNINGAN, (FC).- Universitas Islam Al-Ihya Kuningan menggelar kegiatan Turnamen Bulutangkis Se-Ciayumajakuning dengan Tema “Kembangkan Kreatifitas, Semangat Olahraga dan Solidaritas”
Agenda yang dibagi menjadi empat, diantaranya Kelompok Usia, Kelompok Tunggal Putra, Tunggal Putri dan Ganda Putra itu dibuka oleh Bupati Kuningan Acep Purnama, di Hall Anrimusthi Badminton Center Kuningan.
Selain Bupati, hadir pula Asep Nugraha mewakili Rektor Universitas Al-Ihya Kuningan, Ketua PBSI Maman Hermansyah, Jajaran Panitia Turnamen Bulutangkis, Para Peserta Turnamen dan undangan lainnya.
Asep Nugraha melaporkan bahwa para peserta turnamen yang mengikuti ada sekitar 160 orang, terdiri dari usia kelompok SD, SMP dan SMA.
“Alhamdulilah acara ini bisa terselenggara dan di buka oleh pak Bupati, mudah-mudahan kedepan Unit Kegiatan Mahasiswa Bulutangkis Universitas Islam Al-Ihya Kuningan selepas beres acara turnamen ini bisa menyelenggarakan turnamen yang lebih besar,” ungkap Asep.
Sementara itu, Bupati Kuningan H. Acep Purnama berharap ajang ini menjadi media untuk terus memasyarakatkan olahraga serta mampu memberikan nilai positif bagi perkembangan olahraga di Kabupaten Kuningan khususnya cabang bulu tangkis. Tidak hanya diikuti oleh peserta dari Kuningan, turnamen kali ini juga diikuti oleh para peserta turnamen bulu tangkis Se-Ciayumajakuning.
“Bulu tangkis adalah salah satu olahraga yang sangat diminati oleh masyarakat. Saya berharap melalui turnamen ini para peserta mampu menempa diri dan terus mendorong kemampuannya ke level terbaik,” ujar Acep.
Acep juga berpesan agar seluruh peserta bertanding dengan baik dan senantiasa menjunjung tinggi sportivitas. Karena baginya penting untuk meraih prestasi, namun yang lebih penting adalah jika prestasi yang diraih dengan kejujuran dan kemampuan diri.
Di mana dalam kejuaraan ini, lanjut Acep, dapat kita lihat bersama banyak sekali benih-benih embrio-embrio pemain-pemain bulutangkis yang apabila kita poles, kita didik akan menjadi atlet bulutangkis yang hebat. Hebat paling tidak mewakili keluarga, mewakili wilayah, mewakili Kabupaten, wakil di sekolah dan akhirnya mewakili Indonesia.
“Oleh karena itu bapak titipkan berlatihlah yang rajin ikuti saran saran dari para pelatih dan yang terpenting kuatkan fisik kalian agar tidak mudah lelah, dengan bermain bulutangkis apabila kalian sudah menjadi pemain bulutangkis yang bagus yang baik insya Allah rezeki akan mengalir,” ungkap Acep.
Salah satu contohnya, lanjut Acep, pemilik dari gelanggang olahraga Anrimusthi ini adalah Pak Dipa adalah salah satu pemain bulutangkis, walaupun beliau seseorang yang disabilitas tapi dengan ketekunan, hari ini beliau sedang fokus berlatih untuk mengikuti kejuaraan dunia bulutangkis dan salah satu hadiah hasil kemenangannya dipakai untuk membuat gelanggang olahraga bulutangkis ini.
“Itulah sesuatu yang patut kita contoh, dengan dedikasi loyalitas dan serta memiliki semangat yang tinggi Kalian pasti bisa menjadi seorang bulutangkis yang mendunia,” ungkap Acep.
Selain itu, masih Acep, di tengah situasi pandemi, dia berharap panitia dan seluruh peserta tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
“Saya tetap mengimbau kepada kita semua agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, kita berharap atas kerja sama kita semua pandemi ini lekas berlalu,” kata Acep. (Ali)









































































































Discussion about this post