KUNINGAN, (FC).- Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar secara resmi mengukuhkan Pengurus Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kabupaten Kuningan dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Kuningan, Senin (15/12).
Pengukuhan ini menandai lahirnya FOBI Kuningan sebagai organisasi resmi pembina olahraga barongsai di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap keberadaan FOBI Kuningan.
Menurutnya, barongsai memiliki keunikan karena tidak hanya menjadi cabang olahraga, tetapi juga sarat dengan nilai seni dan budaya.
“FOBI ini menarik, karena bukan sekadar olahraga, tetapi juga mengandung unsur pelestarian seni dan budaya. Barongsai memadukan kecermatan, kecepatan, ketelitian, serta kekompakan,” ujar Bupati.
Ia mengungkapkan, barongsai kini telah diakui sebagai cabang olahraga resmi, sehingga kehadiran FOBI diharapkan mampu menambah ragam cabang olahraga prestasi di Kabupaten Kuningan.
Bupati juga mendorong agar ke depan FOBI dapat menyelenggarakan berbagai kejuaraan, termasuk rencana menggelar Piala Bupati Cup, sebagai upaya meningkatkan minat dan partisipasi masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi amanah besar dari masyarakat. Saya melihat barongsai sangat potensial dan mampu menyedot antusiasme masyarakat,” katanya.
Bupati Dian juga menitipkan sejumlah pesan kepada jajaran pengurus FOBI, di antaranya pentingnya menyusun program kerja yang terarah, terukur, dan berkelanjutan, fokus pada pembinaan usia dini, serta membangun sinergi dengan Pemerintah Daerah, KONI, NPCI, komunitas, dan dunia usaha.
Sementara itu, Ketua FOBI Kabupaten Kuningan Arief Komara menyebut pelantikan pengurus ini sebagai tonggak sejarah lahirnya FOBI Kuningan.
Ia menegaskan bahwa amanah yang diemban tidak ringan, mengingat FOBI merupakan organisasi baru yang harus membangun fondasi organisasi dan pembinaan atlet dari awal.
“Hari ini bukan sekedar pelantikan, tetapi menjadi tonggak sejarah lahirnya FOBI Kabupaten Kuningan sebagai organisasi resmi yang bertugas membina dan memajukan olahraga barongsai,” ujarnya.
Arief menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kuningan atas dukungan penuh terhadap berdirinya FOBI, serta kepada KONI Kabupaten Kuningan dan Pengurus FOBI Provinsi Jawa Barat atas pendampingan dan pembinaan yang diberikan.
Sebagai langkah awal, FOBI Kuningan telah menyiapkan sejumlah program strategis, mulai dari pendataan dan pembinaan klub barongsai, penyiapan pelatih, wasit, juri, dan atlet, penyelenggaraan event dan kejuaraan, hingga penguatan tata kelola organisasi yang profesional dan berkelanjutan.
“Barongsai bukan hanya seni pertunjukan, tetapi olahraga yang mengajarkan nilai kerja sama, disiplin, keberanian, kreativitas, dan sportivitas,” pungkasnya. (Angga)
















































































































Discussion about this post