“Pemberian masker ini tidak diukur jumlahnya, tapi kepekaan dan kepedulianya di tengah mewabahnya Covid-19 yang begitu banyak memakan korban, baik yang sakit ataupun meninggal dunia,” katanya.
Bupati meminta kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Majalengka yang tinggal maupun datang dari perantauan agar menggunakan masker.
“Ketika kami memerintahkan pakai masker, kami bukan hanya sekedar mengimbau, tapi langsung memberikan maskernya,” ucapnya.
Dalam kondisi seperti ini, orang nomor satu di Majalengka ini juga tak pernah bosan mengingatkan kembali masyarakat untuk senantiasa mempedomani dan patuh pada protokol kesehatan Covid-19, yakni diam di rumah jika tidak ada aktivitas mendesak, tidak melakukan aktivitas berkerumun, menjaga jarak, rajin cuci tangan menggunakan air mengalir dan menggunakan sabun.
“Jika terpaksa keluar rumah, jangan lupa memakai masker. Bila mengalami keluhan panas tinggi, batuk dan sesak napas, segera konsultasi ke puskesmas terdekat,” pintanya.
Selain masker, Pemkab Majalengka juga membagikan alat kesehatan (alkes) seperti 30 kursi roda, tangan palsu, 22 kaki palsu yang diperuntukan bagi kaum disabilitas yang ada di Majalengka. (Ibnu)












































































































Discussion about this post