KAB.CIREBON, (FC).- Kondisi Jalan Kisabalanang yang menghubungkan Desa Bodesari menuju Desa Marikangen, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, semakin dikeluhkan warga.
Usai diguyur hujan deras, jalan yang telah lama rusak itu kini dipenuhi lubang besar, kontur bebatuan, serta gundukan pasir yang membahayakan pengendara.
Pantauan di lokasi, Rabu (28/1), sejumlah titik jalan tampak berubah seperti kubangan, bahkan beberapa lubang tertutup genangan air sehingga sulit terlihat.
Pengendara sepeda motor terlihat ekstra hati-hati saat melintas, sementara pedagang di pinggir jalan mengaku kerap terkena cipratan air dari kendaraan yang melaju.
“Kalau habis hujan deras, lubangnya pasti tergenang semua. Jalannya kayak kubangan. Airnya sering nyiprat ke orang jualan, kadang juga ke pengendara lain,” ujar warga setempat, Rolisah (31) kepads FC, Rabu (28/1).
Menurutnya, kerusakan jalan tersebut sudah terjadi sejak lama dan semakin parah akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Sudah lama rusak, belum juga diperbaiki. Awalnya lubangnya kecil-kecil, lama-lama makin besar seperti sekarang. Karena hujan terus, lubangnya tambah banyak dan muncul gundukan pasir,” jelasnya.
Jalan Kisabalanang merupakan akses utama warga untuk menuju sekolah dan pasar. Setiap pagi, banyak anak sekolah melintas di jalur tersebut, sehingga kondisi jalan menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi para orang tua.
“Anak-anak sekolah lewat sini tiap hari. Ditambah warga dari Desa Lurah dan Marikangen yang mau ke arah kota lewat Jalan Fatahillah juga cukup banyak,” tambahnya.
Selain mengganggu aktivitas warga, kondisi jalan yang rusak dan tergenang air juga meningkatkan risiko kecelakaan. Sejumlah pengendara terpaksa melewati sisi jalan untuk menghindari lubang besar.
Warga pun berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
“Harapannya cepat diperbaiki. Takut terjadi kecelakaan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Plumbon, Sukana, mengatakan bahwa pada tahun 2026 telah direncanakan kegiatan peningkatan jalan pada ruas Karangmulya – Marikangen. Kegiatan tersebut telah dianggarkan melalui PIK.
“Untuk panjang jalan yang diperbaiki kami belum tahu pasti berapa meter, tapi yang jelas tahun ini akan dilaksanakan,” kata Sukana.
Ia menjelaskan, ruas jalan yang akan diperbaiki merupakan jalan kabupaten yang melintasi Desa Marikangen hingga Bodesari. Pemerintah Kabupaten Cirebon, lanjutnya, telah berkomitmen menangani bagian jalan yang mengalami kerusakan.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan perbaikan jalan di Desa Pasanggrahan dan Danamulya pada tahun 2026 dan 2027. “Sekarang tinggal menunggu waktu pelaksanaan saja. Insya Allah tahun ini bisa dilaksanakan,” pungkas Sukana. (Johan)











































































































Discussion about this post