“Data di kami ada 30 warga yang pernah mengikuti rehabilitasi di sini. Karena itu pembagian sembako pun sesuai jumlah yang kami miliki. Terima kasih kepada Kemensos yang sudah hadir langsung untuk mencukupi kebutuhan warga binaan kami,” kata Juju, Jumat (19/6)
Juju merasakan kehidupan di tengah Covid-19 sangat sulit, apalagi bagi warga yang sedang tertatih menjalani kehidupan baru setelah masa rehabilitasi.
Karena itu dia yakin, dengan adanya perhatian langsung pemerintah kepada warga binaannya berupa pemberian sembako, akan membantu ketenangan hidup meski lingkungan sedang kurang mendukung.
“Warga kami ini sudah kembali ke aktivitasnya masing-masing. Sudah bekerja sesuai kemampuan atau keahliannya. Meski begitu, mereka tetap dalam pantauan kami karena tantangan hidup di lingkungannya bisa saja mengembalikan mereka kepada kebiasaan sebelumnya,” tuturnya.
Salah satu bentuk pemantauan yang dilakukannya, lanjut Juju, adalah memerhatikan aktivitas, kondisi ekonomi, dan kehidupan para warga binaan tersebut.











































































































Discussion about this post