KOTA CIREBON, (FC).Kericuhan antara suporter Persija Jakarta (Jak Mania) dan Persib Bandung (Viking) nyaris terjadi usai laga Persib kontra Persija yang digelar Minggu (11/1/2025). Insiden tersebut terjadi di sekitar Grage City Mall (GCM), Kota Cirebon, lokasi berlangsungnya nonton bareng ribuan Jak Mania.
Situasi memanas ketika rombongan suporter Viking melintas di sekitar area nobar. Ketegangan meningkat setelah sejumlah benda dilempar dari atas Jalan Layang Pegambiran. Aksi tersebut memicu reaksi ribuan Jak Mania yang keluar dari area nobar dan berupaya mengejar rombongan Viking.
Aparat kepolisian dari Polres Cirebon Kota bergerak cepat melakukan pengamanan sehingga bentrokan terbuka berhasil dicegah. Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar turun langsung ke lokasi untuk menenangkan massa dan memastikan situasi tetap terkendali.
“Pada sore ini kami melaksanakan pengamanan kegiatan nonton bersama Persib dan Persija. Perlu kami sampaikan, sejak awal kegiatan ini tidak mengantongi izin resmi. Namun karena adanya euforia suporter di jalan, kami mengantisipasi potensi provokasi dan benturan antarpendukung,” ujar AKBP Eko Iskandar.
Ia menegaskan pihak kepolisian tidak menginginkan terjadinya bentrokan antar suporter. Langkah-langkah preventif terus dilakukan hingga malam hari.
“Alhamdulillah, sampai saat ini situasi berjalan kondusif dan massa sudah berangsur membubarkan diri,” tambahnya.
Kapolres juga membenarkan bahwa sempat terjadi ketegangan akibat besarnya jumlah massa dan adanya potensi provokasi. Kondisi tersebut menjadi fokus utama pengamanan aparat di lapangan.
Selain pengamanan di sekitar lokasi nobar, polisi melakukan penyisiran di sepanjang jalur yang dilintasi kedua kelompok suporter guna mencegah bentrokan lanjutan.
Diketahui, sekitar 3.000 Jak Mania mengikuti kegiatan nonton bareng laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta di GCM.
Pertandingan berakhir dengan skor 1–0 untuk kemenangan Persib. Secara umum, kegiatan nobar berlangsung aman hingga pertandingan usai.
Meski Persija yang berjuluk Macan Kemayoran harus menelan kekalahan, para pendukung tetap memadati lokasi nobar dengan tertib dan menikmati jalannya pertandingan hingga akhir. (Agus)















































































































Discussion about this post