Sementara itu, Ketua DPD PG Indramayu terpilih, Syaefudin, mengaku terharu atas respon sejumlah kalangan menyusul keterpilihan dirinya memimpin Golkar untuk lima tahun ke depan. Dalam pandangannya,hal tersebut menjadi cerminan betapa melaksanakan demokrasi yang baik dan terarah itu akan menciptakan suasana harmonis.
“ Saya sempat kaget ketika diberitahu banyak karangan bunga ucapan selamat. Sebagai sahabat, saya tentu menyampaikan terima kasih semoga kondisi cair dan harmonis ini akan terus terjaga untuk Indramayu ke depan,” ujar dia.
Sekadar tahu, sempat terjadi polemik mengenai rencana pemlihan Ketua DPD PG Indramayu melalui mekanisme Musyawarah Daerah (Musda). Dua kubu silang pendapat, yakni kubu Syaeudin dan kubu Daniel Muttaqien Syafiuddin (DMS) mengenai waktu pelaksanaannya. Kubu DMS menghendaki agar Musda sebaiknya diselenggarakan setelah pemilihan bupati 9 Desember 2020 nanti. Tetapi kubu Syaefudin justru berpandangan sebaliknya untuk mempercepat Musda jauh sebelum pemilihan bupati digelar.
“Saya hanya melaksanakan instruksi DPP PG yang memerintahkan agar Musda dilaksanakan sebelum akhir Agustus 2020 ini,” tegas Syaefudin saat itu. (Agus)











































































































Discussion about this post