KUNINGAN, (FC).- Meski para siswa dan siswa tidak masuk sekolah selama dua pekan kedepan sebagai upaya antisipasi penyebaran virus corona, jajaran Yayasan dan guru SMK Auto Matsuda tetap selalu siap apabila ada perubahan jadual.
Didampingi Pemilik SMK Auto Matsuda H. Mamat Robby Suganda, Kepala Sekolah SMK Auto Matsuda, Suharto kepada awak media menyampaikan sekolahnya tetap mengikuti himbauan dari Pemerintah yang telah menginstruksikan agar para siswa melakukan pembelajaran dari rumah.
Tentunya pihak sekolah tiap hari akan selalu memberikan tugas dari mata pelajaran masing- masing sesuai dengan jadual.
“Untuk pendistribusian soal, dia kita ada IT Center. Insyallah seluruh tugas atau soal yang akan diberikan kepada para siswa bisa terdistribusikan. Dan tugas – tugas itu wajib dikumpulkan tiap hari dengan japri ke masing – masing guru, atau ke IT Center,” jelas Suharto. Kemarin.
Untuk personil guru, lanjut Suharto, dipastikan masuk kerja tiap hari, mengingat para guru harus menyelesaikan pekerjaan administrasi. Ditambah beberapa bulan kedepan akan menghadapi akreditasi, maka bisa dipersiapkan sejak saat ini.
“Ini jadi kesempatan kita untuk melakukan persiapan menhadapi akreditasi, kita bisa persiapkan administrasi sedini mungkin, mengingat oktober esok kita sudah akreditasi,” ujar Suharto.
Jumlah siswa di SMK Auto Matsuda sebanyak 1.142 siswa itu, kondisi sekolah menjadi sunyi, tentu keberadaan virus corona yang menjadi pandemic menimbulkan kerugian secara psikis bagi para siswa.
“Pertama siswa yang sudah siap menhadapi UNBK sendiri sebanyak 326 siswa, mungkin bisa kecew. Dan kami sendiri sudah melakukan persiapan sebaik mungkin untuk UNBK, baik peralatan dan lainnya, tentu itu bisa menjadi kerugian tersendri bagi kami,” kata Suharto.
Untuk menghilangkan kecemasan para siswa, Suharto memastikan pihaknya sudah memberikan motivasi kepada para murid. Dan utamanya agar disikapi dengan penuh keimanan dan kembali kepada agama.
“Siswa kita dari luar kuningan banyak, dari brebes juga ada, sementara untuk diluar kecamtaan maleber juga banyak. Ruang kelas kita sebanyak 33 ruang kelas, ditambah ruang praktek jurusan sebanyak 6. Mulai TKR, TBSM, TKJ, MM, Perbankan Syariah, dan Elit (elektornik Industri).,” jelas Suharto.
Perkembangan sekolah sendiri mendapat kepercayaan para siswa, mengingat sekolah kita sudah melakukan MOU bersama beberapa perusahaan, seperti Daihatsu, Yamaha, Toyota, dengan Mada, Epson dan banyak sekali.
“Bahkan siswa belum UN juga banyak siswa yang ikut tes diterima. Karena kami memprioritaskan penyaluran tenaga kerja,” ujar Suharto. (Ali)











































































































Discussion about this post