KOTA CIREBON, (FC).- Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Cirebon menggelar Musyawarah Kota (Mukota) VIII Tahun 2025, Rabu (10/12/2025), di Hotel Prima Kota Cirebon. Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 53 anggota KADIN dari berbagai sektor usaha.
Pada Mukota kali ini, Dra. Hj. Eti Herawati, M.AP resmi terpilih sebagai Ketua KADIN Kota Cirebon Periode 2025–2030. Mantan Wali Kota Cirebon itu menyampaikan apresiasinya kepada seluruh anggota yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin organisasi dalam lima tahun ke depan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota KADIN Kota Cirebon yang telah memberikan amanah ini. Insyaallah, kami akan berupaya memberikan kontribusi terbaik melalui kolaborasi antara pengusaha dan Pemerintah Kota Cirebon,” ujar Eti.
Eti juga menambahkan bahwa perkembangan jumlah anggota KADIN Kota Cirebon dari tahun ke tahun menunjukkan tren positif. Hal ini menjadi modal penting untuk memperkuat peran KADIN dalam mendorong iklim usaha yang kondusif.
Dalam program kerja awal, Eti menegaskan bahwa pihaknya akan fokus pada kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota Cirebon. Tujuannya adalah menciptakan sinergi yang bisa mewadahi kepentingan para pelaku usaha sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Target kami sejalan dengan pemerintah daerah. KADIN akan mewadahi seluruh pelaku usaha dan memberikan kontribusi dalam pengembangan Kota Cirebon,” jelasnya.
Selain itu, Eti berkomitmen menyempurnakan regulasi-regulasi internal yang sudah berjalan, serta melanjutkan program-program yang terbukti efektif. Ia berharap KADIN dapat menjadi ruang kolaborasi yang semakin solid bagi seluruh anggota.
Dalam kesempatan tersebut, Eti juga menyampaikan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan program pemerintah pusat. Beberapa anggota KADIN diketahui terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.
Ia menekankan pentingnya peran pengusaha lokal untuk tidak hanya hadir sebagai penyelenggara seminar atau pelengkap kegiatan, tetapi menjadi aktor aktif dalam pembangunan ekonomi Kota Cirebon.
“Kota Cirebon perlu didorong menjadi lokasi berbagai agenda besar. Ini akan memberi angin segar bagi pelaku usaha, terutama karena kota ini tidak memiliki kawasan industri besar seperti daerah lain. Yang kita punya adalah kekuatan di sektor jasa, kuliner, dan perhotelan,” jelasnya.
Eti memastikan, di bawah kepemimpinannya, KADIN akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta menciptakan peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Harry Saputra Gani yang hadir mengucapkan selamat atas terselenggaranya Mukota KADIN. Ia mengapresiasi KADIN yang mampu melaksanakan musyawarah sebagai bagian dari proses demokrasi dalam organisasi para pengusaha tersebut.
“Kita ucapkan selamat kepada rekan-rekan pengusaha yang mengikuti Mukota ini dan semoga Mukota ini sukses dengan hasil yang terbaik,” ujarnya, Kamis (11/12).
Harry juga mengajak KADIN Kota Cirebon untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan di Kota Cirebon.
Menurutnya, banyak hal yang dapat ditingkatkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dengan KADIN, tidak hanya dalam aspek peningkatan daya tarik investasi, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi terutama sektor UMKM lokal.
“Kita harapkan KADIN terus memberikan peran positif dalam memajukan pertumbuhan ekonomi Kota Cirebon,” tegasnya. (Agus)
















































































































Discussion about this post