INDRAMAYU, (FC).- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Indramayu mengalami peningkatan status, PPKM Indramayu yang semula berada di level 2 kini menjadi level 3, peningkatan level PPKM ini terjadi selama dua pekan.
Perihal peningkatan PPKM di Indramayu ini berdasarkan Inmendagri Nomor 10 Tahun 2022 yang mulai berlaku 15-21 Februari 2022. Kabupaten Indramayu masuk kategori level 3 bersama Kota Cirebon, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Purwakarta, Kota Tasikmalaya, Kota Depok, Kota Cimahi,
Kabupaten Karawang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat,Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang
dan Kabupaten Subang.
Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Indramayu, Dede Setiawan membenarkan naiknya status PPKM Kabupaten Indramayu menjadi level 3, Menurutnya, kenaikan ini diakibatkan karena adanya peningkatan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu.
“Berdasarkan assessment situasi Covid-19, Indramayu sekarang level 3,” ujarnya, Selasa (15/2).
Dia mengatakan, Secara keseluruhan, berdasarkan data yang dicatat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, ada sebanyak 763 pasien Covid-19 aktif yang masih menjalani perawatan di Kabupaten Indramayu per 15 Februari 2022.
“Dari jumlah tersebut, ada penambahan pasien terkonfirmasi baru sebanyak 158 orang dalam sehari pada hari ini,” ungkapnya.
Meski demikian, terdapat pula pasien yang dinyatakan sembuh, yakni sebanyak 40 orang hari ini, sedangkan untuk keterisian BOR di seluruh rumah sakit di Kabupaten Indramayu, tercatat sebesar 18,62 persen.
Indikator penyebab level 3 lainnya, kata Dede Setiawan, karena saat ini Dinkes Indramayu mengalami terkendala dalam melakukan tracing dan testing terhadap kontak erat.
Rasionya, baru mencapai 4 orang dari 1 kasus terkonfirmasi dari target seharusnya yang mesti dipenuhi sebanyak 15 orang.
“Adanya peningkatan kasus dan terbatasnya testing harian sehingga positivity rate meningkat menjadi 6,24 persen yang seharusnya kurang dari 5 persen,” ujarnya
Upaya-upaya dalam peningkatan pemenuhan target tracing dan testing terhadap kontak erat pun terus dilakukan Dinkes Indramayu saat ini.
Di antaranya dengan melakukan berkoordinasi di setiap jenjang admintratif pemerintahan mulai tingkat kabupaten hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
Termasuk menjalin koordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat.
“Kami juga memperkuat jejaring pelayanan dengan RS, puskesmas, dan klinik maupun laboratorium,” Pungkasnya. (Agus Sugianto)











































































































Discussion about this post