INDRAMAYU, (FC).- Atap Gedung Aula bagian depan Embarkasi Haji Indramayu di Desa Legok Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu roboh setelah diguyur hujan deras, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
Bangunan Embarkasi haji di Indramayu ini baru selesai dibangun pada Desember 2020. Namun belum genap satu tahun kondisi bangunan tersebut roboh karena cuaca ekstrem.
Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Jawa Barat, Handiman Romdoni mengatakan, kejadian robohnya sebagian atap gedung aula itu terjadi pada Selasa (2/11) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
“Penyebabnya karena hujan deras disertai angin kencang,” ujarnya, Rabu (3/11).
Masih disampaikan Handiman Romdoni, pada malam hari kemarin, menurut keterangan dari penjaga di lokasi, wilayah setempat memang dilanda hujan deras.
Pada malam tersebut, hujan juga disertai angin kencang sehingga mengakibatkan robohnya atap gedung aula bagian depan.
Dalam hal ini, Kemanag Jawa Barat juga sudah memanggil pengawas pelaksana pembangunan Aula Gedung yang nantinya akan diperuntukan untuk penerimaan jamaah haji tersebut.
“Dan sesuai dengan instruksi dari kita, agar kerusakan ini untuk segera diperbaiki,” ujar dia.
Handiman juga memastikan, dalam insiden tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. “Alhamdulillah untuk korban tidak ada,” ujarnya.
Sementara itu, Salah seorang pekerja, Ricky (33) menceritakan, pada malam hari tadi hujan dengan intensitas deras melanda kawasan setempat.
Para pekerja yang pada saat itu tengah beristirahat di mess yang berada di bawah gedung aula tiba-tiba dikagetkan dengan suara keras.
“Brug, suaranya keras banget,” ujar
Ricky mengatakan, saat itu, para pekerja langsung panik, mereka berteriak berhamburan menyelamatkan diri serta meminta rekan sesama pekerja lainnya untuk keluar.
“Ketika dilihat, atap itu sudah roboh,” pungkasnya. (Agus)














































































































Discussion about this post