KUNINGAN, (FC).- Menjelang Ramadhan, Kepolisian Resor Kuningan melakukan Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2022 di Mapolres Kuningan, Selasa (1/3).
Usai pelaksanaan apel yang melibatkan berbagai unsur selain Polri, yaitu TNI, Dinas Perhubungan Kuningan, BPBD Kuningan, Dinas Kesehatan Kuningan, Satpol PP Kuningan, Sub Denpom Kuningan dan lainnya, Kapolres Kuningan AKBP. Dhany Aryanda melakukan pengecekan kendaraan dinas.
Kapolres Kuningan AKBP. Dhany Aryanda kepada wartawan menyebutkan bahwa tidak ada tindakan langsung atau tilang selama Operasi Keselamatan Lodaya 2022 berlangsung. Tetapi upaya yang dilakukan selama kegiatan yaitu preemtif dan preventif untuk meningkatkan kedasaran dan kepatuhan masyrakat terhadap peraturan Undang -undang Lalu Lintas.
“Operasi itu tidak berorientasi pada penegakan hukum atau tilang, namun polanya preemtif dan preventif yang berupa tindakan simpatik dan humanis. Yang lebih diutamakan adalah keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” ujar Dhany.
Selama di jalan raya tentunya, lanjut Dhany, harus mematuhi aturan lalu lintas. Jangan hanya ketika ada polisi saja baru tertib aturan, tidak ada polisi pun harus tetap tertib aturan lalu lintas karena itu untuk keselamatan diri sendiri.
Tema yang diusung dalam operasi kali ini, masih Dhany, yaitu Cipta Kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar) Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H tahun 2022 di masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Hukum Polda Jawa Barat.
“Target operasi yang harus dicapai, yakni terciptanya Kamseltibcar Lantas yang aman dan nyaman, meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, berkurangnya jumlah laka lantas, dan pelanggaran lalu lintas, serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkap Dhany
Kapolres Dhany juga menyampaikan intruksi Kapolda Jabar, yang menekankan pelaksanaan operasi harus mengutamakan keselamatan dan bisa menjadi contoh bagi masyarakat.
Pelaksanaan operasi harus mengedepankan kegiatan edukasi tentang Prokes dan tertib berlalu lintas serta melakukan kegiatan yang memberikan nilai positif kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dalam bentuk bakti sosial, bagi-bagi masker, dan kegiatan positif lainnya.
“Kapolda Jabar menyampaikan agar tidak melaksanakan penegakan hukum dengan tilang yang akan mencederai pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2022. Seluruh personel yang terlibat juga harus menghindari tindakan yang kontraproduktif serta sikap arogan, sehingga kehadiran Polantas dapat dirasakan oleh masyarakat,” jelas Dhany. (Ali)














































































































Discussion about this post