MAJALENGKA, (FC).- Mulai Minggu ini, status level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Majalengka, yang selama ini disandang, kini turun ke level 2 dari sebelumnya yakni level 3.
Hal ini berdasarkan Inmendagri Nomor 60 Tahun 2021 tentang PPKM level.Di mana, salah satu pertimbangannya yaitu cakupan vaksinasi yang telah melampaui 50 persen.
“Ya betul, berdasarkan laporan yang kami terima bahwa Kabupaten Majalengka sekarang masuk di level 2,” ujar Sekertaris Daerah (Sekda) Majalengka, Eman Suherman kepada sejumlah wartawan, Selasa (16/11).
Dijelaskan Sekda, penurunan level PPKM itu berdasarkan persyaratan capaian vaksinasi di Majalengka telah terpenuhi.
Seperti yang diketahui, bahwa penilaian PPKM kali ini bukan soal banyak atau sedikitnya kasus terkonfirmasi Covid-19. Melainkan, dinilai dari capaian vaksinasi di setiap daerah.
“Persyaratan penilaian kemarin, ketika kita tidak terpenuhi cakupan vaksin mencapai 50 persen untuk umum dan remaja, maka tidak akan mungkin kita ada di level 2. Kemudian kalangan lansia, untuk ke level 2 itu harus 40 persen,” ucapnya.
Pihaknya pun bersyukur, respon pemerintah daerah terkait keinginannya untuk kembali turun ke level 2 PPKM sangat tinggi.
“Alhamdulillah dalam kurun waktu 10 hari kita sudah naik posisi untuk capaiannya vaksinasi umum dan remaja. Saat ini sudah di atas 54 persen. Dan kemudian untuk lansia sudah di atas 40 persen, ini lah yang menyebabkan hari ini kenapa Majalengka jadi level 2 dari sebelumnya level 3,” jelas dia.
Pencapaian tersebut, kata Eman, merupakan hasil upaya program vaksinasi yang terus digencarkan Pemkab Majalengka serta atas kerjasama dengan semua pihak.
“Pak Bupati sudah membangun kerjasama yang luar biasa dengan membentuk 424 tim vaksinator yang bersama-sama dengan para Camat, Kapolsek, Danramil, kita melaksanakan vaksinasi ke setiap desa bahkan sampai ke RT, RW,” katanya.
Disinggung target level 1, dia mengatakan, pihaknya optimis beberapa pekan ke depan capaian vaksinasi di Majalengka bisa mencapai di angka 75 persen lebih.
“Mudah-mudahan tanggal 20 nanti. Kita sudah bisa menyuguhkan cakupan vaksin di atas 75 persen untuk umum dan remaja. Dan 60 persen untuk lansia. Kalau sudah tercapai otomatis kita bergeser ke level 1, Insya Allah mudah-mudahan bisa terwujud,” ujarnya. (Munadi)














































































































Discussion about this post