MAJALENGKA, (FC).- Pasca adanya ratusan karyawan pabrik garmen di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka dinyatakan reaktif hasil dari tes rapid antigen, Satgas Covid-19 kecamatan melakukan tracing kepada anggota keluarganya. Hasilnya, dari 14 orang yang menjalani tes rapid antigen, ditemukan 2 orang reaktif Covid-19.
Kepala Puskesmas Loji, Kecamatan Jatiwangi, Zaenal Arifin mengatakan, pihaknya sengaja melakukan tracing kepada anggota keluarga karyawan pabrik garmen PT HGA Jatiwangi.
Hal itu untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di wilayah tempat tinggal karyawan tersebut. “Ya, ada 2 yang ditemukan reaktif dari 14 orang. Kita akan terus melakukan tracing,” ujar Zaenal kepada wartawan, Sabtu (19/6).
Namun, Zaenal menyampaikan, pihaknya belum berhenti sampai di sini. Sampai sore hari nanti, masih ada target anggota keluarga karyawan reaktif yang akan menjalani tes rapid antigen.
“Berhubung lokasi pabrik berada di Jatiwangi, otomatis banyak warga sini. Oleh karena itu, kami masih akan tracing ke anggota keluarga lainnya,” ucapnya.
Sementara, untuk karyawan yang berada di luar Kecamatan Jatiwangi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak puskesmas bersangkutan.
Setidaknya, ikut melakukan tracing kepada anggota keluarga maupun memantau perkembangan kesehatan karyawan tersebut.
“Yang saya terima, hasil kesepakatan pihak perusahaan dan Satgas Covid-19 kabupaten sampai Senin sudah mulai beroperasi kembali. Nanti coba kita komunikasikan lagi,” jelas dia.
Seperti diketahui, sebanyak 127 dinyatakan reaktif dari 1.900 karyawan di pabrik yang berada di Jalan Raya Jatiwangi-Cigasong tersebut.
Kasus itu berawal ketika salah satu karyawan mengalami kehilangan indra penciuman. Menyikapi hal itu, pihak pabrik langsung mentracing dan akhirnya menemukan 127 karyawan reaktif rapid tes antigen. (Munadi)















































































































Discussion about this post