KOTA CIREBON, (FC).- Intensitas hujan yang semakin tinggi, dikhwatirkan dapat menyebabkan banjir di beberapa titik di Kota Cirebon. Namun, Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti berupaya mengantisipasi datangnya banjir kiriman.
Lurah Kecapi, Mimin Minarsih menjelaskan beberapa titik di Kelurahan Kecapi seperti RW 3, 1, 2, 18 dan Semeru depan RS Putra Bahagia, selalu menjadi langanan banjir setiap musim penghujan tiba.
Biasanya, banjir terjadi, bila di hulu intensitas hujan tinggi dan aliran air melintasi di empat titik rawan banjir.
“Empat RW biasanya jadi langanan banjir, itupun banjir kiriman. Mungkin karena aliran air tersendat akhirnya meluap kepemukiman warga serta jalan,” katanya Minggu (6/12).
Mimin melanjutkan, walaupun intensitas hujan tinggi di Kota Cirebon tinggi, biasanya tidak berpengaruh dengan banjir di wilayah Kelurahan Kecapi. Justru penyebabnya bila Intesitas hujan di daerah Kuningan tinggi bisa menyebabkan banjir di 4 RW yang dilintasi sungai Suba.
“Dampak banjir di wilayah Kecapi dari kiriman Kuningan, kalau hujan hanya wilayah Kota Cirebon tidak begitu berpengaruh, air bisa ngalir saat hujan redah pun bisa surut,” tuturnya
Selain itu, pihaknya juga selalu menghimbau warga di Kelurahan Kecapi untuk selalu melakukan giat ketja bakti di wilayah masing – masing. Seperti pembersihan saluran dari sampah yang dapat menghambat aliran air.
“Penanganannya kita bersihkan saluran air atau parit yang arah ke sungai kita bersihkan, jangan buang sampah di sungai kalau tidak mau kebanjiran,” ujarnya
Pihaknya juga mengimbau warga agar selalu waspada datangnya banjir kiriman. Bila terjadi banjir dengan ketinggian diambang batas untuk segera melaporkan ke pihak terkait, untuk penanganan lebih lanjut. (Zaga/Job/FC)















































































































Discussion about this post