KAB.CIREBON, (FC).- Perbaikan Jalan Poros Desa di Blok Cantilan, Cihoe Kidul, Desa Ciledug Wetan, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Infrastruktur yang menjadi penghubung antarwilayah hingga Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, kini membuat aktivitas warga semakin mudah.
Jalan sepanjang sekitar 900 meter dengan lebar 3 meter ditambah bahu jalan 1 meter tersebut sebelumnya mengalami kerusakan dan permukaan bergelombang.
Kondisi itu kerap menyulitkan pengguna jalan, terutama pelajar, pedagang, dan masyarakat yang melakukan aktivitas harian.
Tokoh Pemuda Ciledug sekaligus Ketua Karang Taruna Desa Ciledug Wetan, Yanton Kuswanto, mengapresiasi langkah pemerintah yang telah merealisasikan perbaikan jalan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas perbaikan jalan ini. Sekarang akses masyarakat jauh lebih mudah dan nyaman,” ujar Yanton, Kamis (16/7).
Menurutnya, sebelum dilakukan perbaikan, warga yang hendak menuju Kecamatan Pasaleman maupun wilayah sekitarnya harus lebih berhati-hati karena kondisi jalan yang rusak.
Bahkan, sebagian masyarakat harus memilih jalur alternatif agar perjalanan lebih aman.
Kini, kata Yanton, keberadaan jalan yang sudah lebih baik mampu memangkas waktu tempuh dan memperlancar aktivitas masyarakat.
“Alhamdulillah sekarang jalannya sudah bagus, masyarakat tidak perlu lagi memutar. Aktivitas warga jadi lebih lancar,” katanya.
Ia menambahkan, manfaat pembangunan jalan tersebut sangat dirasakan oleh pelajar yang setiap hari melintas menuju sekolah serta para pedagang yang menggunakan jalur tersebut untuk menuju pasar.
“Banyak siswa dan pedagang yang menggunakan jalan ini. Setelah diperbaiki, semuanya merasa lebih nyaman dan aman,” ungkapnya.
Selain pembangunan jalan, akses menuju wilayah Pasaleman juga mulai dilengkapi penerangan jalan menggunakan lampu tenaga surya.
Meski demikian, Yanton berharap fasilitas tersebut dapat terus disempurnakan agar seluruh titik jalan mendapatkan penerangan yang optimal.
Ia mengungkapkan, sebelum diperbaiki, kondisi jalan yang bergelombang cukup sering menyebabkan pengendara terjatuh, terutama anak-anak yang melintas menggunakan sepeda maupun sepeda motor.
“Dulu sering ada yang terjatuh karena jalannya bergelombang. Sekarang kondisinya jauh lebih aman dan kami berharap perawatannya terus diperhatikan,” pungkasnya. (Nawawi)










































































































Discussion about this post