KAB.CIREBON, (FC).– Pengembangan pesantren berbasis pendidikan modern yang memadukan penguatan ilmu agama, penguasaan bahasa asing, serta kurikulum internasional menjadi perhatian Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, saat mengunjungi Pondok Pesantren Bina Insan Mulia di Desa Cisaat, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Minggu (5/7).
Dalam kunjungan tersebut, Menag didampingi staf khusus, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais), serta jajaran Kepala Kantor Kemenag se-Ciayumajakuning.
Rombongan disambut pengelola pesantren dan meninjau berbagai unit pendidikan yang berada di lingkungan pesantren.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, Slamet, mengatakan Bina Insan Mulia menerapkan sistem pendidikan pesantren yang berorientasi masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
“Kurikulumnya tidak hanya memperkuat ilmu agama melalui kitab turats, tetapi juga penguasaan bahasa asing seperti Arab, Inggris, dan Mandarin. Santri juga dipersiapkan menjadi pribadi mandiri, profesional, bahkan entrepreneur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program tahfiz Al-Qur’an menjadi salah satu unggulan pesantren. Para santri tidak hanya ditargetkan mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Pada jenjang pendidikan formal, pesantren ini menerapkan pembelajaran berbasis tahfiz, penguatan bahasa asing, hingga kurikulum berstandar internasional.
Model tersebut telah mengantarkan banyak lulusan melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi di Timur Tengah dan Eropa.
“Bina Insan Mulia berkomitmen mencetak generasi yang unggul, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, H Dudu Rohman, mengapresiasi kontribusi pesantren tersebut dalam pengembangan pendidikan berbasis modern.
Menurutnya, Bina Insan Mulia menjadi salah satu contoh lembaga yang mampu mengintegrasikan nilai keislaman dengan kebutuhan zaman.
Saat ini, Bina Insan Mulia menaungi berbagai lembaga pendidikan formal, mulai dari SMP IT, MTs, MA Unggulan Bertaraf Internasional (MAUBI), SMK, hingga SMA Unggulan dengan kurikulum International Baccalaureate (IB) serta BIES (Bina International Elementary School). (Johan)









































































































Discussion about this post