MAJALENGKA, (FC).– Di tengah geliat sektor perbankan daerah yang semakin kompetitif, Bank Majalengka menorehkan capaian membanggakan di tingkat regional Ciayumajakuning.
Pada 18 Juli 2026 mendatang, bank daerah ini dijadwalkan menerima penghargaan bergengsi di bawah binaan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon.
Momentum penghargaan tersebut akan bertepatan dengan penyelenggaraan pengundian Tabungan Ciremaiku, sebuah program kolaboratif yang menjadi simbol sinergi empat wilayah: Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.
Direktur Utama Bank Majalengka, Asep Muhamad Jamaludin, mengungkapkan bahwa capaian ini tidak lepas dari tingginya kepercayaan masyarakat terhadap produk Tabungan Ciremaiku, khususnya di Kabupaten Majalengka.
“Tabungan Ciremaiku milik masyarakat Kabupaten Majalengka tercatat sebesar Rp13,9 miliar dari total Rp36,8 miliar se-Ciayumajakuning. Artinya, kontribusi Majalengka mencapai 36,72 persen,” ujarnya, Sabtu (4/7).
Angka tersebut menempatkan Bank Majalengka sebagai peringkat pertama dalam kategori penghimpunan dana masyarakat melalui produk Tabungan Ciremaiku, mengungguli daerah lain di wilayah Ciayumajakuning.
Capaian ini tidak hanya menjadi prestasi institusi, tetapi juga kebanggaan kolektif bagi Pemerintah Kabupaten Majalengka dan masyarakatnya. Kepercayaan yang tinggi terhadap layanan perbankan daerah dinilai menjadi fondasi kuat dalam memperkuat ekonomi lokal.
“Ini menjadi kebanggaan untuk kami, untuk Pak Bupati, dan juga untuk seluruh masyarakat Kabupaten Majalengka,” tambah Asep Muhamad Jamaludin.
Ke depan, Bank Majalengka berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta melengkapi fitur produk sesuai kebutuhan masyarakat modern.
Transformasi layanan menjadi fokus utama agar akses transaksi keuangan semakin mudah, cepat, dan efisien. Dengan capaian tersebut, Bank Majalengka semakin memperkokoh posisinya sebagai motor penggerak ekonomi daerah, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan masyarakat adalah kunci utama pertumbuhan sektor perbankan lokal. (Munadi)











































































































Discussion about this post