KAB.CIREBON, (FC).- Kepedulian terhadap lingkungan tak selalu harus menunggu program pemerintah. Hal itu dibuktikan Haji Aas, pengusaha pengolahan bahan baku pakan ternak asal Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, yang rela menggelontorkan dana pribadi untuk memperbaiki jalan rusak demi keselamatan masyarakat.
Perbaikan dilakukan pada ruas jalan yang menghubungkan Blok Kaligandu, Desa Sampiran, dengan Blok Cimanggu, Desa Cirebon Girang.
Seluruh biaya pekerjaan, mulai dari pembelian material, penyewaan alat berat hingga upah pekerja, ditanggung sepenuhnya secara pribadi tanpa menggunakan anggaran pemerintah.
Tahap awal pekerjaan diawali dengan pembersihan badan jalan dari tumpukan sampah, rumput liar, dan semak belukar yang selama ini mempersempit akses kendaraan. Setelah itu, jalan akan dicor sepanjang kurang lebih satu kilometer agar lebih kuat, aman, dan nyaman dilalui masyarakat.
Haji Aas mengatakan, langkah tersebut dilandasi rasa prihatin terhadap kondisi jalan yang terus mengalami kerusakan dan dinilai berpotensi memicu kecelakaan.
“Saya tidak ingin menunggu sampai ada korban akibat jalan yang rusak. Selama masih diberikan kemampuan, saya ingin melakukan sesuatu yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya, Sabtu (27/6).
Menurutnya, kegiatan tersebut murni merupakan bentuk kepedulian sosial tanpa dilandasi kepentingan lain. Ia berharap keberadaan jalan yang lebih layak dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas.
“Semoga jalan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan dapat menjadi inspirasi agar semakin banyak pihak yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” katanya.
Untuk meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas, proses pengecoran dilakukan pada malam hari, mulai pukul 22.30 WIB hingga 01.30 WIB.
Selain pengecoran, sejumlah titik jalan berlubang dan bahu jalan yang mengalami kerusakan turut diperbaiki agar akses kendaraan menjadi lebih aman.
Aksi sosial tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar. Perbaikan jalan secara swadaya dinilai menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap kepentingan umum dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Di tengah masih banyaknya kebutuhan pembangunan infrastruktur, langkah yang dilakukan Haji Aas menjadi contoh bahwa kolaborasi dan kepedulian sosial mampu menghadirkan solusi nyata bagi lingkungan.
Perbaikan jalan tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak. (Johan)











































































































Discussion about this post