KAB.CIREBON, (FC).- Kabupaten Cirebon memiliki dua segmentasi utama destinasi wisata, yakni wisata alam/buatan dan wisata religi. Dari kedua sektor tersebut, wisata religi menjadi daya tarik unggulan yang telah dikenal hingga tingkat nasional dan internasional.
Sejumlah wisatawan mancanegara, khususnya dari China dan Malaysia, tercatat telah berkunjung ke destinasi religi utama seperti Makam Sunan Gunung Jati dan Mbah Kuwu Cirebon.
Keberadaan destinasi tersebut menjadikan wisata religi sebagai magnet utama pariwisata Kabupaten Cirebon.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Amin Mughni, mengatakan bahwa saat ini terdapat sekitar 90 destinasi wisata yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Cirebon.
“Sebagian objek wisata sudah mampu menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan memberikan kontribusi ekonomi, meskipun saat ini lebih difokuskan untuk penguatan infrastruktur penunjang wisata,” ujar Amin, Rabu (28/1).
Ia mencontohkan objek wisata Batu Lawang yang telah memberikan kontribusi PADes. Dari hasil pendapatan tersebut, 70 persen dialokasikan untuk pengembangan objek wisata, sementara 30 persen diserahkan kepada Perhutani sebagai pengelola kawasan hutan.
Dari sisi pendapatan daerah, Amin mengungkapkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata tahun 2025 telah terealisasi sekitar Rp100 juta, melampaui target awal sebesar Rp75 juta.
“Untuk tahun 2026, kami menargetkan PAD pariwisata sebesar Rp150 juta,” jelasnya.
Selain capaian pendapatan, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Cirebon juga menunjukkan tren positif. Target kunjungan wisata tahun 2025 sebesar 1,2 juta orang berhasil terlampaui.
“Yang paling signifikan berasal dari wisata religi, jumlah kunjungannya jauh melampaui target. Sementara sisanya berasal dari wisata alam dan buatan,” pungkas Amin.
Dengan potensi wisata religi yang kuat dan dukungan pengembangan destinasi alam serta buatan, Pemerintah Kabupaten Cirebon optimistis sektor pariwisata akan terus menjadi penggerak ekonomi daerah. (Ghofar)











































































































Discussion about this post