KAB.CIREBON, (FC).- Puncak peringatan milad ke-95 Al-Jam’iyatul Washliyah digelar di Gedung Alwashliyah Center, Desa Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Minggu (30/11).
Ketua Pengurus Daerah Al Washliyah Kabupaten Cirebon, Zaenal Masduqi menyampaikan, bahwa peringatan hari jadi menjadi momentum untuk menelusuri kembali perjalanan organisasi, sekaligus melakukan evaluasi terhadap kebersamaan dalam membangun sejarah Al Washliyah khususnya di Cirebon.
“Kalau bicara ulang tahun berarti bicara napak tilas sejarah, kilas balik, dan evaluasi. Di Cirebon, Alhamdulillah sudah 68 tahun hadir sejak 1957. Saat ini sudah ada 14 unit pendidikan, walaupun masih ada yang merangkak untuk maju, namun ada pula yang sudah berdiri tegak dan diminati masyarakat,” ungkapnya.
Zaenal menegaskan bahwa kekurangan yang masih ada harus menjadi pemicu untuk terus berbenah dan memperkuat peranan Al Washliyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta berkontribusi bagi umat.
“Titik kelemahan harus kita sadari agar bisa melakukan perbaikan di sana-sini. Kami bukan merasa paling, tapi ikut terlibat bersama ormas lain. Karena Al Washliyah itu washolah, artinya menghubungkan, merekatkan, dan mengharmoniskan,” jelasnya.
Ia menambahkan, tema milad tahun ini adalah “Kolaborasi dan Inovasi Menuju Kemajuan Bersama”. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci penting dalam memajukan organisasi.
“Dengan berkolaborasi, kita tidak terkungkung dalam tempurung. Kita gandeng pihak A, B, atau C untuk menghadirkan keberkahan bagi semua,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Cirebon, H Imron melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon, Jois Putra menyatakan, dukungan pemerintah daerah terhadap Al Washliyah agar terus bersinergi dalam berbagai program pembangunan daerah.
“Terima kasih, di momentum ke-95 ini kami berharap Al Washliyah terus berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah, baik di dunia pendidikan, olahraga, kepemudaan, maupun bidang lainnya. Bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon dengan visi Cirebon Beriman,” kata Jois.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Imron berhalangan hadir lantaran ada agenda dinas di luar kota.
Jois menambahkan, pihaknya membuka peluang kerjasama terutama di bidang olahraga dan kepemudaan agar peran Al Washliyah semakin luas di tengah masyarakat.
“Sampai saat ini, sejak saya menjabat Kepala Dinas, belum ada kerjasama dalam bidang olahraga. Mudah-mudahan ke depan unsur kepemudaan Al Washliyah bisa turut berkolaborasi dan bersinergi,” pungkasnya. (Johan)














































































































Discussion about this post