KUNINGAN, (FC).- Upaya membersihkan eceng gondok di kawasan Waduk Darma kembali digalakkan Pemerintah Desa Jagara Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan.
Pada Jumat (28/11/2025), sekitar 30 warga bersama perangkat desa turun langsung mengangkut tanaman gulma air yang menutupi permukaan waduk dan menghambat aktivitas masyarakat.
Sofyan, Kepala Dusun Pahing saat ditemui dilokasi kegiatan, mengatakan pembersihan dilakukan secara gotong royong melibatkan Perangkat Desa dan para ketua RT.
Langkah ini diambil sebagai respons atas keluhan masyarakat, terutama nelayan dan pelaku usaha perikanan yang kesulitan keluar-masuk area waduk akibat padatnya eceng gondok.
“Sebagai desa wisata, tidak pantas kalau kawasan Waduk Darma terlihat kumuh. Eceng gondok sudah menutup akses warga dan mengganggu aktivitas pariwisata,” ujar Sofyan.
Mulai November, pemerintah desa menetapkan hari Jumat sebagai jadwal pembersihan rutin pukul 07.00–10.00 WIB. Namun tingginya antusiasme warga membuat kegiatan ini kerap berlangsung di luar hari yang ditetapkan.
Partisipasi masyarakat juga meningkat setelah Kepaka Desa Jagara Umah Hidayat menerapkan kebijakan insentif Rp200 per kilogram eceng gondok yang diangkut. Meski sifatnya tidak wajib, mekanisme ini mendorong warga untuk lebih aktif terlibat.
Eceng gondok hasil pembersihan dimanfaatkan kembali sebagai media tanam. Pemerintah desa membagikannya secara cuma-cuma kepada petani. Dalam dua hari, sekitar 80 karung eceng gondok telah dibawa warga untuk kebutuhan pertanian.
Dalam aksi pembersihan serentak, jumlah angkutan eceng gondok bisa mencapai 200 karung atau sekitar delapan ton, mencakup area RT 4 hingga RT 10. Pemerintah desa menargetkan Waduk Darma steril dari eceng gondok dalam waktu dekat.
Sofyan berharap dukungan dari pemerintah kabupaten dan dinas terkait dapat kembali hadir seperti tahun sebelumnya.
“Tahun lalu ada dukungan dari unsur forkopimcam, pemkab, dan stakeholder lain. Tahun ini belum ada bantuan, padahal transportasi sangat kami butuhkan. Eceng gondok puluhan ton membutuhkan kendaraan besar seperti truk,” jelasnya.
Doyok, salah seorang warga yang ikut kegiatan, menyambut baik langkah pemerintah desa.
“Eceng gondok ini mengganggu aktivitas perikanan, gerak sampan, dan juga mengurangi estetika wisata. Jadi kami senang bisa ikut membantu,” katanya.
Pemerintah Desa Jagara memastikan program pembersihan akan terus berjalan setiap pekan hingga Waduk Darma kembali bersih dan nyaman bagi warga maupun wisatawan. (Angga)















































































































Discussion about this post