KUNINGAN, (FC).- Semangat pendidikan di Kabupaten Kuningan kembali berkobar. Dalam apel pagi yang digelar di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kuningan, Selasa (4/11), sebanyak 22 guru berprestasi dari berbagai jenjang menerima Apresiasi dan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tahun 2025.
Apel penghargaan itu terasa istimewa. Selain menjadi momen apresiasi atas dedikasi guru, juga menjadi bukti bahwa semangat pendidik Kuningan tak pernah padam.
Dari 22 penerima penghargaan, lima di antaranya berhasil menembus tiga besar tingkat Provinsi Jawa Barat, dan akan mengikuti diklat pendampingan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jabar pada 12–14 November 2025 di Bandung.
“Alhamdulillah, dari 22 peserta tersebut, lima orang dinyatakan masuk tiga besar tingkat provinsi. Kami yakin mereka akan terus berprestasi dan membawa harum nama Kuningan,” ujar Kabid GTK Disdikbud Kuningan, H. Pipin Mansur Aripin, mewakili Kepala Disdikbud, U. Kusmana.
Kelima guru yang melaju ke tingkat provinsi terdiri dari empat guru PAUD, dua dari kelompok bermain dan dua dari taman kanak-kanak, serta satu guru SMP. Pipin menuturkan, jika mereka berhasil meraih juara pertama, maka akan menjadi wakil Jawa Barat di tingkat nasional.
“Doakan saja, kalau mereka juara satu, maka nama Kuningan akan berkibar di level nasional. Ini bukan hanya prestasi individu, tapi kebanggaan seluruh masyarakat,” kata Pipin penuh semangat.
Menariknya, Pipin mengungkapkan bahwa kegiatan apresiasi GTK ini berjalan tanpa dukungan anggaran besar.
Semua dilakukan berkat kekompakan dan kerja sama, sejalan dengan arahan pimpinan daerah.
“Bagi kami, anggaran bukan halangan. Semangat, kolaborasi, dan niat tulus membangun pendidikan jauh lebih berharga. Itu juga pesan dari Bupati dan Kadisdikbud agar pendidikan Kuningan terus melesat,” tegasnya.
Proses penilaian ajang GTK dilakukan dalam tiga tahap, yakni seleksi administratif, wawancara oleh tim BBGTK Jawa Barat, dan pendampingan sebelum penilaian akhir. Sejak 2021, Kuningan konsisten mengirimkan wakil terbaik hingga ke tingkat nasional, sebuah capaian yang membanggakan bagi daerah berjuluk Kota Pendidikan ini.
“Sejak 2021, Kuningan tidak pernah absen di ajang ini. Tahun ini bahkan sudah lebih dari hattrick. Ini bukti konsistensi dan semangat luar biasa dari para pendidik kita,” tutur Pipin bangga.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pimpinan daerah, jajaran Disdikbud, hingga organisasi mitra seperti Himpaudi, IGTKI, dan IPI.
“Sinergi inilah yang membuat kami kuat. Sesuai dengan jargon kami di Disdikbud yaitu “Pintar itu Hebat, Cerdas Bermartabat, Membangun Mutu Pendidikan.” Dari prestasi inilah kita membangun peradaban pendidikan di Kuningan agar terus melesat,” pungkasnya.
Perlu diketahui, Lima Guru Kuningan yang Lolos ke Tingkat Provinsi Jabar:
1. Fitri Sugiarti – Kepala Sekolah TK (Kategori Transformatif)
2. Elisa Nur’arofah – Guru SMP (Kategori Dedikatif)
3. Lia M. Rahmalia – Guru TK/PAUD (Kategori Dedikatif)
4. Eha Suhaeti – Kepala Satuan PAUD (Kategori Dedikatif)
5. Hasanudin – Pelopor Komunitas Belajar Guru TK/PAUD. (Angga/FC)
















































































































Discussion about this post