MAJALENGKA, (FC).– Keberanian seorang perempuan muda di Majalengka berhasil menggagalkan aksi pencurian motor yang dilakukan dua pria asal Indramayu.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu pagi kemarin sekitar pukul 09.30 WIB di Blok Jatisema, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka.
Kasatreskrim Polres Majalengka, AKP Udiyanto, membenarkan peristiwa penangkapan maling motor oleh warga di Desa Jatimulya, Kasokandel.
“Pelaku sudah diamankan,” kata Udiyanto saat dihubungi wartawan, Minggu (7/9/2025).
Korban pencurian ini adalah Kartono (42), seorang petani, sementara sosok pahlawan yang menggagalkan kejadian adalah istrinya sendiri, Maya Maryati (30), kelahiran 11 Maret 1995. Maya yang lahir pada 1995 termasuk generasi Milenial (1981–1996).
Kapolsek Kasokandel, IPDA Ato Rusdianto mengatakan, motor yang menjadi incaran pelaku adalah Honda Beat Street tahun 2025 bernopol E-3947-UAJ, berwarna cokelat, dengan STNK atas nama Maya.
“Kedua pelaku saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Cideres karena sempat menjadi amukan massa. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan setelah kondisi mereka stabil,” ujarnya.
Aksi pencurian bermula ketika Maya mendengar suara pintu gerbang rumahnya terbuka. Saat keluar, ia mendapati dua pria tengah mendorong motornya keluar dari garasi.
Tanpa pikir panjang, Maya langsung berteriak “Maling! Maling!” sambil berlari mengejar. Dengan sigap, ia menarik baju salah satu pelaku hingga terjatuh, membuat motor korban terlepas.
Kedua pelaku kemudian mencoba kabur ke arah utara, namun hanya sekitar 100 meter dari lokasi mereka berhasil ditangkap warga bersama seorang saksi bernama Jaya (48).
Dua pria yang diamankan warga kemudian diketahui berasal dari Indramayu, yakni Imamudin (31), warga Dukuhguna, Kecamatan Krangkeng, dan Saeful Bahri (26), warga Dukuhjati, Kecamatan Krangkeng.
Keduanya kini diamankan di Polsek Kasokandel Polres Majalengka bersama barang bukti berupa motor korban, STNK asli, dua kunci kontak, serta kunci letter T yang biasa dipakai untuk membobol motor.
Suami korban, Kartono, memperkirakan kerugian yang dialami bisa mencapai Rp 20 juta jika motor benar-benar berhasil dibawa kabur. Namun berkat keberanian istrinya, motor berhasil diselamatkan utuh berikut dokumennya.
Aksi sigapnya dalam menghadang maling motor membuat dirinya dipuji warga sekitar. Selain menyelamatkan harta benda keluarga, ia juga menjadi inspirasi tentang keberanian perempuan dalam menjaga keamanan lingkungan. (Munadi)











































































































Discussion about this post