Namun Nanang memprediksi, penyakit DBD kemungkinan tahun ini presentasinya relatif kecil. Untuk tahun lalu, pada bulan Januarinya saja sudah ada 100 kasus penderita DBD.
Bulan Februri tercatat ada 205 kasus dan 5 warga meningal dunia. Kemudian bulan Maret ada 179 penderita dan 2 meninggal. Bulan April ada 195 pasien dan 6 orang meninggal.
Nanang juga menyebutkan bulan Mei tercatat ada 220 pasien dan 3 orang dinyatakan meninggal. Terakhir bulan Juli ada 85 pasien dan 1 orang meninggal.
“Tahun lalu yang terkena DBD ada 1.291 pasien. Sementara yang meninggal ada 17 orang. Dinkes juga sedang melakukan poging pada daerah yang terkena DBD. Tapi untuk mengantisipasi meningkatnya DBD, kami meminta supaya masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan senantiasa memberantas sarang nyamuk dengan metode 3M plus,” tukas Nanang. (Suhanan)












































































































Discussion about this post