KAB. CIREBON, (FC).- Sebanyak 1.300 Kepala Keluarga (KK) terdampak Covid-19 di Desa Cikulak, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon belum terdaftar sebagai penerima program bantuan apapun.
Untuk mengatasi itu, pihak desa akan menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Agar standar pemberian menjadi layak seluruh perangkat desa sumbangkan penghasilan tetapnya (siltap) sebesar 50 persen selama 3 bulan. Hal itu tertuang dalam pelaksanaan musyawarah desa khusus (Musdesus) yang digelar pada Selasa malam (12/5).
Kuwu Cikulak, Yusnadi Iyus kepada FC, Rabu (13/5) mengungkapkan, di tengah masa pandemi Covid-19 dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hampir seluruh warganya terdampak penanganan Covid-19.
Dari 2.338 KK yang ada di Desa Cikulak, ada 977 KK yang telah tercatat sebagai penerima program bantuan dari mulai PKH, BPNT, BSPS, Bansos Pemprov Jabar, dan Bansos Pemkab Cirebon, sehingga tersisa sekitar 1.361 KK yang belum tersentuh program apapun.
“Untuk mengantisipasi hal tersebut kami menggelar Musdesus dan disepakati bersama sebanyak 1.300 KK ditanggulangi melalui BLT DD,” ungkapnya.















































































































Discussion about this post