KAB.CIREBON, (FC).- Kecelakaan maut terjadi di jalur Kuningan–Cirebon, tepatnya di kawasan Jalan Gronggong, Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Senin (13/7) siang.
Sebuah truk pengangkut air mineral diduga mengalami rem blong hingga menabrak warung di pinggir jalan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB tersebut mengakibatkan lima orang menjadi korban.
Dua korban, yakni seorang ibu dan bayi, dilaporkan meninggal dunia. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Kasubnit Turjawali Satlantas Polresta Cirebon, IPTU Heru Cahyo, mengatakan kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah Kuningan menuju Kota Cirebon.
Saat melintas di jalur turunan Gronggong, kendaraan tersebut diduga mengalami gangguan pengereman.
“Informasi sementara, kendaraan yang terlibat merupakan truk angkutan air mineral dari arah Kuningan menuju Kota Cirebon. Dugaan awal rem blong sehingga kendaraan menabrak warung di pinggir jalan,” ujar Heru.
Menurutnya, petugas masih melakukan pendalaman terkait kronologi pasti kecelakaan, termasuk posisi para korban saat kejadian berlangsung. Sebab, di sekitar lokasi juga terdapat sejumlah sepeda motor yang terparkir.
“Korban sementara lima orang. Dua korban meninggal dunia merupakan seorang ibu dan bayi. Tiga korban lainnya mengalami luka-luka,” jelasnya.
Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Gunung Jati Cirebon untuk mendapatkan penanganan medis.
Pasca kejadian, petugas Satlantas Polresta Cirebon langsung melakukan pengamanan lokasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Cirebon kini menangani proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pengendara kendaraan berat untuk memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melintas di jalur rawan seperti kawasan turunan Gronggong. (Johan)







































































































Discussion about this post