INDRAMAYU, (FC).- Saluran irigasi persawahan di Desa Kliwed, Kecamatan Kertasmaya, Kabupaten Indramayu, mendadak menjadi Destinasi Wisata air untuk anak anak.
Destinasi Wisata yang memanfaatkan saluran irigasi dipintu air tersebut viral di media sosial karena banyak dikunjungi oleh masyarakat diberbagai daerah, bahkan luar daerah.
Kondisi air yang mengalir dan jernih yang dibalut dengan suasana pedesaan, menjadi daya tarik bagi para pengunjung ditengah libur sekolah anak anak.
Selain bisa berenang dan bermain air, para pengunjung juga bisa menikmati jajanan kuliner tradisional dan UMKM lainya, sembari sambil mengawasi anak anak yang sedang berenang.
Ketua Pokdarwis Wisata Anjerman, Hery Susanto, mengatakan pengembangan wisata ini telah dipersiapkan sejak dua tahun lalu dengan melibatkan para pemuda desa. Tujuannya tidak hanya menghadirkan destinasi wisata baru, tetapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Harapannya wisata ini bisa menjadi kebanggaan desa sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Untuk menjamin keselamatan pengunjung, pengelola menempatkan petugas di sejumlah titik serta terus mengimbau wisatawan agar tidak berenang di lokasi yang memiliki arus deras atau berpotensi membahayakan.
Saluran irigasi yang dimanfaatkan sebagai lokasi wisata ini merupakan bagian dari jaringan Sungai Cibupraja. Selain berfungsi sebagai saluran irigasi pertanian, kawasan tersebut kini memberikan nilai tambah melalui sektor pariwisata berbasis masyarakat.
Pengelola tidak memungut biaya tiket masuk. Pengunjung hanya dikenakan tarif parkir sebesar Rp2.000, sedangkan para pedagang membayar iuran kebersihan untuk menjaga kawasan tetap bersih dan nyaman.
Salah seorang pengunjung, Slamet, mengaku mengetahui Wisata Anjerman dari media sosial. Menurutnya, tempat tersebut memiliki air yang bersih dan cukup aman bagi anak-anak untuk bermain.
“Saya berharap pemerintah dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan Wisata Anjerman, seperti penambahan fasilitas umum berupa toilet, kamar ganti, serta penataan kawasan agar semakin nyaman dan mampu menarik lebih banyak wisatawan,” ujarnya
Sementara itu, Destinasi Wisata tersebut juga membawa berkah bagi para pedagang. Bang Ali (37) pedagang Es Kelapa yang mengaku sengaja mangkal di Destinasi Wisata Anjerman setiap sore sampai menjelang Azan magrib.
” Biasanya hanya jualan dirumah. mumpung lagi ramai nyoba jualan disini,” ungkapnya
Ali yang baru beberapa hari jualan dilokasi tersebut pun mendapatkan berkah, pasalnya jualannya banyak diserbu para pengunjung yang datang dilokasi tersebut.
” Alhamdulillah, jualannya laku terus dan bisa nambah nambah penghasilan keluarga,” pungkasnya. (Agus Sugianto)






































































































Discussion about this post