PAPUA, (FC).- Ledakan hebat mengguncang kawasan Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Sabtu (30/5) sekitar pukul 15.00 WIT.
Sedikitnya 10 orang dilaporkan tewas dalam peristiwa yang diduga dipicu ledakan rudal aktif peninggalan Perang Dunia II.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, ledakan terjadi saat salah seorang warga diduga berusaha menggergaji rudal yang ditemukan di kawasan tersebut.
Benda berbahaya itu tiba-tiba meledak dan menimbulkan daya ledak sangat besar hingga merenggut banyak korban jiwa.
Lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk, tepat di samping Kantor Dinas Perikanan dan tidak jauh dari pusat Kota Biak.
Kuatnya ledakan membuat suara dentuman terdengar hingga sejumlah wilayah sekitar, bahkan getarannya dirasakan warga di Distrik Samofa.
“Getarannya sangat kuat, seperti gempa bumi. Setelah melihat informasi di media sosial, ternyata berasal dari ledakan di arah pantai Kampung Yenures,” ujar Idris, salah seorang warga.
Peristiwa tersebut juga terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar Pelabuhan Biak. Rekaman yang memperlihatkan detik-detik ledakan langsung beredar luas dan menjadi perbincangan di media sosial.
Dampak ledakan terlihat cukup parah. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat, sementara puing bangunan berserakan di sekitar lokasi.
Kepadatan permukiman diduga memperbesar dampak ledakan sehingga menyebabkan tingginya jumlah korban dalam waktu singkat.
Tak lama setelah kejadian, personel Polres Biak Numfor bersama petugas terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi.
Garis polisi dipasang guna mensterilkan area serta mengantisipasi kemungkinan adanya material berbahaya maupun ledakan susulan.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi korban masih berlangsung. Aparat kepolisian bersama tim medis terus melakukan pendataan dan penanganan di lokasi kejadian.
Sementara itu, pihak berwenang belum mengeluarkan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun jumlah pasti korban luka dan korban jiwa akibat insiden tersebut. (red)













































































































Discussion about this post