KUNINGAN, (FC).- Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, meminta seluruh kader PDIP di Kabupaten Kuningan aktif mengawal berbagai persoalan masyarakat hingga tingkat bawah.
Hal itu disampaikan Ono usai menghadiri konsolidasi internal PDIP bersama Adian Napitupulu di Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Kuningan, Senin (19/5) malam.
Kegiatan tertutup tersebut dihadiri jajaran pengurus DPC PDIP Kabupaten Kuningan, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Kuningan Rana Suparman, serta pengurus partai lainnya.
Menurut Ono, konsolidasi tidak hanya membahas penguatan organisasi partai, tetapi juga memastikan seluruh struktur partai aktif hadir di tengah persoalan masyarakat.
Ia menyoroti persoalan pendataan penerima bantuan sosial pascaperubahan data dari DTKS menjadi DTSEN. Menurutnya, masih banyak warga yang seharusnya menerima bantuan namun belum terdata.
“Masih banyak masyarakat yang sebenarnya berhak mendapatkan bantuan tetapi belum masuk data. Itu harus diadvokasi melalui musyawarah desa agar datanya diperbaiki,” ujarnya.
Selain persoalan bansos, Ono juga menyinggung masalah pendidikan, termasuk masih adanya kasus ijazah siswa yang tertahan di sejumlah sekolah swasta.
Ia menegaskan struktur partai mulai tingkat kabupaten hingga RW harus benar-benar terbentuk dan bekerja aktif di tengah masyarakat.
“Kita ingin memastikan seluruh pengurus partai sampai tingkat RW bekerja dan hadir membantu masyarakat,” katanya.
Ono menilai kader partai tidak cukup hanya hadir melalui slogan atau narasi normatif. Menurutnya, keberadaan partai harus diwujudkan melalui kerja nyata dalam membantu menyelesaikan persoalan warga.
“Struktur partai harus benar-benar bekerja dan hadir menyelesaikan persoalan masyarakat,” tegasnya.
Konsolidasi internal tersebut menjadi bagian dari upaya PDIP memperkuat mesin partai di Kabupaten Kuningan sekaligus meningkatkan respons kader terhadap berbagai persoalan masyarakat hingga tingkat akar rumput. (Angga)














































































































Discussion about this post