INDRAMAYU, (FC).- Istri Wakil Presiden Republik Indonesia, Selvi Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu, Kamis (30/10).
Kunjungan Ibu Wapres tersebut dalam rangka penguatan Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan Ekonomi Lokal.
Dalam sambutannya, Selvi menyampaikan apresiasi terhadap semangat masyarakat Indramayu dalam mengembangkan potensi daerah, terutama di sektor pertanian dan UMKM.
Dia menekankan pentingnya kolaborasi untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan dan peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan inovasi.
“Indramayu memiliki potensi besar, khususnya di bidang pertanian dan industri kreatif. Dengan sinergi dan pendampingan yang tepat, potensi ini dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Selvi.
Kunjungan ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, pendidikan inklusif, serta penguatan ekonomi berbasis kearifan lokal.
Dia menegaskan pentingnya inovasi dan peningkatan kualitas bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Baca Juga: Dandim dan Kapolres Majalengka Kawal Ketat Pengamanan Selvi Gibran di BIJB
“Saya menyampaikan apresiasi atas perhatian Bupati Indramayu terhadap pengembangan potensi daerah, mulai dari sektor pertanian hingga komoditas unggulan seperti buah mangga yang menjadi ikon Kabupaten Indramayu.
“Salah satunya dengan kegiatan yang kami adakan kemarin dan hari ini, untuk membantu pelaku UMKM di Indramayu memahami standar yang baik dalam membuat produk makanan yang menarik,” ujarnya.
Ia menambahkan, di era saat ini tampilan kemasan menjadi faktor penting dalam menarik minat pembeli.
“Sekarang kalau bikin makanan kemasannya tidak menarik, orang mungkin tidak mau beli. Dulu yang penting enak, tapi sekarang visual juga menentukan,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap UMKM Indramayu dapat semakin kompetitif dan mampu menembus pasar yang lebih luas dengan produk berkualitas dan kemasan yang profesional. (Agus Sugianto)
















































































































Discussion about this post