MAJALENGKA, (FC),– Nama mantan Kapolres Majalengka yang kini menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Suyudi Ario Seto, masuk dalam radar calon Kapolri pengganti Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Kabar ini muncul usai Presiden Prabowo Subianto disebut-sebut telah mengirim surat presiden (supres) ke DPR RI terkait pergantian Kapolri.
Informasi yang beredar di kalangan wartawan menyebut dua perwira tinggi berpangkat komjen masuk daftar, salah satunya Komjen Suyudi yang baru saja naik pangkat.
Upacara kenaikan pangkat Komjen Suyudi dan Kabaharkam Polri Komjen Karyoto dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Rupattama Mabes Polri, Jumat (12/9) kemarin.
Selain keduanya, sebanyak 25 perwira tinggi Polri turut menerima kenaikan pangkat. Tujuh di antaranya naik dari Brigjen ke Irjen, antara lain Kapolda Kaltara, Kapolda Banten, dan Kapolda Aceh.
Kenaikan pangkat massal ini berlangsung di tengah derasnya desakan pergantian Kapolri, buntut kasus tertabraknya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, oleh anggota Brimob pada akhir Agustus lalu.
Komjen Suyudi Ario Seto Komjen Suyudi adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Kariernya dimulai sebagai Kapolsek Metro Pasar Minggu, lalu menjabat Kapolsek Metro Tanah Abang dan Penjaringan.
Ia dikenal berpengalaman di bidang reserse dengan berbagai posisi penting, termasuk Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, hingga Kanit Resmob Bareskrim Polri.
Nama Suyudi juga melekat di Jawa Barat, khususnya Majalengka. Ia pernah menjabat Kapolres Majalengka pada 2014, kemudian Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat. Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya dan Kapolda Banten.
Selama bertugas di Banten, Suyudi meluncurkan program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) yang menyentuh akar persoalan sosial masyarakat.
Program ini meliputi pelatihan kerja, pengembangan ketahanan pangan, hingga pengelolaan lingkungan hidup.
Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Yandri Susanto, karena dinilai mampu membantu pemerintah menekan angka pengangguran di Banten.
Komjen Suyudi Ario Seto lahir di Jakarta, 14 Juli 1973. Ia menikah dengan Dewi Yuali (Uwi) dan dikaruniai dua anak, Prawira dan Hana. Aktif di media sosial, ia menggunakan akun Instagram @suyudi_007 untuk berbagi momen tugas dan kebersamaan keluarga.
Hingga kini DPR RI belum memberi tanggapan terkait supres pergantian Kapolri. Namun, informasi yang beredar menyebut pengumuman resmi dari Istana diperkirakan akan keluar akhir pekan ini atau awal pekan depan.
Jika benar dicalonkan, maka Komjen Suyudi—mantan Kapolres Majalengka dengan segudang pengalaman dan inovasi sosial—berpeluang besar menjadi orang nomor satu di Korps Bhayangkara. (Munadi)
















































































































Discussion about this post