Di tempat yang sama, Kepala Dinas (Kadis) LH Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya mengaku, pihaknya siap untuk melakukan penangan sampah 100 persen. Bahkan, pengangkutan sampah di tiap desa akan dilakukan dan targetnya setiap desa akan ada satu armada sampah.
Dengan banyaknya anggaran penanganan sampah yang dialihkan ke penanganan Covid-19, ia pun mengaku akan berusaha sekuat tenaga dengan anggaran yang sedikit di 2020 bisa dilalakukan secara maksimal.
“Ya optimistis, kita akan siasati dengan anggaran penanganan sampah yang sedikit bisa maksimal. Ya harapannya di perubahan bisa dianggarkan lagi anggaran yang terpangkas ini,” kata Deni.
Sementara itu, Sekdis LH Kabupaten Cirebon, Dedi Sudarman mengaku, kalau dengan adanya semangat yang sama seperti sekarang antara pihaknya dengan legislatif dalam menangani sampah, dirinya optimistis masalah sampah bisa cepat teratasi dengan baik.
“Mudah-mudahan di bulan ini kita sudah ada FS untuk TPA yang di Gunungsantri. Sesuai dengan keinginan pak kadis, penyediaan TPA ini di tiga tempat. Jadi tidak hanya di Gunungsantri saja, tapi dua titik lainnya yang sudah kita survei juga,” kata Dedi. (Suhanan)















































































































Discussion about this post