Selain melakukan protokol kesehatan juga mendorong agar sarana dan prasarana rumah sakit yang menangani pasien corona dapat terpenuhi.
“Seluruh BUMN kita kerahkan dan dibawa ke daerah, meskipun episentrum covid-19 di kota besar, di daerah juga sangat membutuhkan,” ungkapnya.
Dijelaskannya, untuk daerah episentrum yang tentunya membutuhkan anggaran besar, pemerintah juga telah berupaya ada realokasi melalui Perpu Nomor 1 tahun 2020.
Pihaknya juga mendorong dari anggaran CSR yang direalokasi dari awalnya untuk mendukung kebutuhan lain, sekarang difokuskan untuk alat kesehatan seperti APD, masker, hand sanitizer, desinfektan dan lainnya untuk lebutuhan rumah sakit.
Juga untuk penanganan dampak terkait ketahanan pangan masyarakat dengan ketersediannya sembako.















































































































Discussion about this post