KUNINGAN, (FC).- Aktivitas pengerukan tanah di Jalan Baru Kuningan meresahkan pengguna jalan. Pasalnya dimusim penghujan ini jalan menjadi licin untuk pengguna kendaraan bermotor.
Disampaikan Asep salah seorang pengguna jalan, mengaku dirinya hampir terbanting karena kendaraan yang digunakannya tergelincir akibat jalan yang penuh dengan tanah.
“Iya tadi lewat jalan baru dari arah Pramuka ke Bola Dunia, itu kan jalannya nanjak, tapi karena jalannya penuh dengan material tanah dan habis hujan jadi licin, ban sampai berbelok-belok dan hampir jatuh tadi,” ujarnya, Kamis (13/1).
Asep meminta apabila ada aktivitas yang membuat bahaya pengguna jalan bisa ditinjau ulang. Dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kuningan bisa bertindak dengan tegas jika memang aktivitas tersebut ilegal.
“Kalau memang itu tidak ada ijinnya, Pemda harus tegas, jangan tutup mata. Kita masyarakat dan pengguna jalan merasa terganggu apabila pekerjaan itu tidak sesuai prosedur,” ujar Asep.
Sepengetahuan Asep, prosedur tersebut setidaknya ada yang bertugas membersihkan jalan dari tanah yang terbawa oleh ban truk yang mengangkut tanah tersebut. Ditanya apakah dia tahu peruntukan aktivitas di wilayah itu dia mengaku tidak mengetahuinya.
Sementara pantauan FC, memang benar jalan dari arah Pramuka ke Bola Dunia maupun sebaliknya nampak kotor akibat tanah dan menjadi licin apabila terguyur hujan. Pengguna jalan harus lebih berhati – hati melintas di jalan tersebut.
Dan area yang sedang dilakukan pengerukan itu, informasinya bakal menjadi pintu masuk area perumahan baru. padahal tidak jauh dari area itu di sebelah utara sudah berdiri perumahan yang sangat luas. (Ali)















































































































Discussion about this post