KAB. CIREBON, (FC).- Aminah, pemilik warung yang menjadi lokasi hantaman truk kontainer dalam kecelakaan maut di jalur Gronggong, Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, masih mengalami trauma setelah peristiwa yang terjadi pada Senin (13/7).
Menurut Aminah, saat kejadian terdapat tiga orang berada di dalam warung, yakni dirinya, seorang karyawan, dan satu pembeli yang sedang menikmati makanan.
“Di dalam warung ada tiga orang, saya, anak buah saya, dan satu orang pembeli yang sedang makan,” ujar Aminah.
Ia mengungkapkan, sebelum menabrak warung, truk yang melaju dari arah Kuningan menuju Cirebon terdengar melaju dengan suara keras dan diduga dalam kecepatan tinggi.
“Truknya dari arah Kuningan ke Cirebon. Suaranya sudah terdengar kencang,” katanya.
Aminah mengaku tidak sempat melihat secara jelas kondisi para korban di atas sepeda motor karena situasi berlangsung sangat cepat. Saat truk menghantam lokasi, ia langsung berusaha menyelamatkan diri.
“Saya sudah panik. Mau menolong juga tidak sempat, saya langsung berusaha menyelamatkan diri,” tuturnya.
Beruntung, Aminah dan karyawannya berhasil menghindari benturan. Namun, seorang pembeli yang berada di dalam warung mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
“Saya alhamdulillah bisa menghindar. Pembeli yang sedang makan mengalami luka dan sudah dibawa ke rumah sakit,” ucapnya.
Aminah mengaku masih terbayang kerasnya suara benturan saat truk menghantam warung miliknya. Peristiwa tersebut membuat dirinya trauma dan belum berani beraktivitas seperti biasa di lokasi kejadian.
Sementara itu, petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari kedua arah sempat mengalami kemacetan karena proses evakuasi dan penanganan lokasi.
Kecelakaan tersebut sebelumnya melibatkan truk pengangkut air mineral yang diduga mengalami gangguan pengereman hingga menabrak warung dan sepeda motor yang membawa satu keluarga.
Dua orang, yakni ibu dan bayi, meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. (Johan)








































































































Discussion about this post