“Kenapa sampai terlambat, padahal masyarakat menunggu. Jangan sampai euforia bantuan tidak mempengaruhi masyarakat yang tak kunjung tiba, sehingga terjadi kerusuhan sosial. Coba pemerintah jangan sampai tutup mata dan telinga,” jelas Dedi.
Dari itu semua, Dedi berharap masyarakat tetap jangan menyalahkan siapapun, mengingat pemerintah saat ini sedang bekerja dan memiliki niatan dan tujuan yang baik, harus bisa memaklumi hambatan yang terjadi.
“Tapi untuk pemangku kebijakan juga harus amanah, pepejeuh, sekarang ini bulan ramadhan, Allah melihat tingkah laku kita, maka apa yang diperjuangkan untuk rakyat harus tercapai,” kata Dedi.
Dedi juga meminta kepada petugas medis yang bekerja agar selalu waspada, dan mengingat keluarga yang ada di rumah.
Selain itu pemerintah juga harus memperhatikan para petugas medis, mengingat anggaran sudah jelas adanya, jangan sampai fasilitas seperti APD kekurangan.
“Petugas medis sebagai garda terakhir penanganan Covid-19, harus tetap diperhatikan keselamatannya, jangan sampai pos anggaran yang ditetapkan penanganan covid tidak tepat sasaran,” kata Dedi. (Bambang)















































































































Discussion about this post